
BBH mencatat CAD berkinerja lebih lemah dibanding mata uang utama lainnya karena harga minyak turun dan Kanada memasuki resesi teknis secara tak terduga. Data GDP Q1 menunjukkan kontraksi, dan indikator slack di pasar tenaga kerja memperkuat gambaran lemahnya dinamika ekonomi. Ketidakpastian tersebut memberi ruang bagi pelaku pasar untuk menimbang jalur kebijakan BoC.
Dalam konteks tersebut, pasar memperkirakan bahwa jalur kenaikan suku bunga BoC mungkin terlalu agresif. Analisis Elias Haddad menunjukkan USD/CAD berpotensi menembus ekspektasi dan mendekati resistance di sekitar 1.3930 saat harapan suku bunga menyesuaikan diri.
Penurunan harga minyak memperberat tekanan pada CAD, meskipun kontribusi positif dari inventaris membantu menunjukkan bahwa pertumbuhan inti Kanada masih rapuh. Secara keseluruhan, faktor fundamental menimbang bahwa arah mata uang akan dipengaruhi oleh data ekspor-impor dan dinamika minyak global.
Data Gross Domestic Product Kanada Q1 menunjukkan kontraksi -0.1% secara annualized, lebih buruk daripada proyeksi 1.5% dan konsensus BoC. Revisi ke angka Q4 menambah beban dengan penurunan 0.4 poin persentase menjadi -1.0%, menambah tanda perlambatan ekonomi. Meski ada faktor sementara seperti lonjakan impor emas, gambar pertumbuhan inti tetap lemah.
Lebih lanjut, pasar tenaga kerja menunjukkan tanda-tanda slack yang meningkat. May data pekerjaan diperkirakan menambah sekitar 10.0k pekerjaan dibandingkan April yang melemah, dan tingkat pengangguran diperkirakan tetap di 6.9% untuk bulan itu. Secara keseluruhan, tenaga kerja Kanada menunjukkan kelelahan dan pasar konsumen menoleh pada inflasi inti yang masih mendekati target BoC.
Indikator tersebut memberi ruang bagi pasar untuk menilai ulang jalur kebijakan BoC. Perubahan persepsi mengenai suku bunga dapat membuat USD/CAD lebih sensitif terhadap data ekonomi dan harga minyak. Investor perlu menimbang rilis data May dan petunjuk kebijakan BoC untuk menentukan arah berikutnya.
BBH menilai bahwa ruang untuk kenaikan suku bunga BoC masih ada, namun pasar telah menyesuaikan ekspektasi hingga menilai kenaikan yang lebih lambat. Dalam konteks ini, risiko geopolitik dan pertumbuhan global menjadi penentu jalur nilai CAD. Skenario utama adalah bahwa volatilitas akan tetap tinggi hingga data ekonomi Kanada membaik.
Untuk trader FX, pergerakan USD/CAD bisa didorong oleh data Kanada yang mengecewakan dan volatilitas minyak yang berkelanjutan. Level resistance teknis sekitar 1.3930 menjadi perhatian utama, sedangkan support penting berada di sekitar 1.3800 sebagai zona acuan untuk tindakan manajemen risiko.
Untuk menjaga probabilitas sukses trading, penting mempertimbangkan kombinasi faktor fundamental global, seperti permintaan minyak dan kebijakan moneter AS. Cetro Trading Insight menyarankan pelaku pasar untuk mengikuti perkembangan data ekonomi dan status kebijakan BoC secara berkala serta mempertimbangkan pendekatan manajemen risiko yang tepat.