
EUR/JPY berada di sekitar 185.80 pada hari Senin, dengan kenaikan harian tipis sekitar 0.05%. Pergerakan ini terjadi di tengah data ekonomi Zona Euro yang relatif stabil dan ekspektasi kenaikan suku bunga ECB yang masih menjadi dorongan utama bagi euro. Pasangan ini kembali memantapkan fokus pasar pada dinamika kebijakan moneter dua bank sentral utama. Para trader tetap memperhatikan level teknikal sebagai panduan peluang jangka pendek. Laporan ini disusun oleh Cetro Trading Insight.
Data ritel Jerman untuk April menunjukkan penurunan 0.3% MoM, melanjutkan tren pelemahan. Meski demikian, angka tersebut sedikit lebih baik daripada ekspektasi penurunan sekitar 0.4%, sehingga memberikan dukungan terbatas bagi EUR. Di balik angka-angka tersebut, penurunan tahunan juga mencerminkan tekanan pada belanja konsumen di ekonomi terbesar Zona Euro. Pasar mengevaluasi bagaimana data ini akan mempengaruhi jalur kebijakan ECB.
PMI manufaktur Zona Euro untuk Mei menunjukkan ekspansi meskipun momentum moderat, dengan final 51.6 mengkonfirmasi tren peningkatan. Sementara itu, proyeksi inflasi di Jerman, Prancis, Italia, dan Spanyol tetap di atas target ECB 2%. Hal ini memperkuat pandangan pasar bahwa bank sentral siap melanjutkan sikap hawkish pada pertemuan 11 Juni. Konsumen tetap menunjukkan perhatian terhadap tekanan harga jangka pendek.
Dalam sisi teknikal, EUR/JPY diperdagangkan sekitar 185.80 dengan momentum yang terbatas meskipun ada dorongan dari data zona euro. Pembuat tren mencatat volatilitas singkat selama rilis data, namun harga tetap bergantung pada arah kebijakan. Level support sekitar 183.5 dan resistance di sekitar 186.0 menjadi referensi awal bagi para trader.
Perkiraan kebijakan yang berbeda antara ECB dan BoJ menambah dimensi risiko pada pasangan ini. ECB hampir diperkirakan menaikkan suku bunga, sementara BoJ cenderung melanjutkan sikap berhati-hati terhadap normalisasi. Perbedaan kebijakan ini menjaga EUR/JPY pada level tinggi meski momentum pembalikan tetap terbatas.
Untuk sisi trading, rekomendasi kami adalah posisi buy dengan open 185.8, tp 188.8, sl 183.8. Rasio risiko-imbalan mencapai 1:1.5 sesuai standar yang kami terapkan. Bila rilis data berikutnya menunjukkan tekanan inflasi berlanjut dan ECB melanjutkan jalur hawkish, potensi upside tetap ada, namun investor juga perlu waspada terhadap risiko akibat pernyataan BoJ.