Dolar AS Dukung Pasar Sambil AUDUSD Tertekan oleh Ekspektasi Kebijakan RBA

Dolar AS Dukung Pasar Sambil AUDUSD Tertekan oleh Ekspektasi Kebijakan RBA

Signal AUD/USDSELL
Open0.668
TP0.662
SL0.677

Dolar AS Dukung Pasar Sambil AUDUSD Tertekan oleh Ekspektasi Kebijakan RBA

Dinamika Pasar Tenaga Kerja AS dan Dampaknya terhadap USD

Dolar AS mendapatkan dukungan setelah rilis data pasar tenaga kerja Amerika Serikat yang beragam. Nonfarm payrolls naik sekitar 50.000 pada Desember, angka yang lebih lemah dari ekspektasi pasar tetapi tetap menunjukkan daya tahan pekerjaan. Sementara itu, tingkat pengangguran turun menjadi 4,4% dan pertumbuhan upah bulanan sebesar 0,3% serta 3,8% secara tahunan menandakan tekanan upah yang masih ada meskipun pasar tenaga kerja melambat.

Secara keseluruhan, gambaran ekonomi AS menunjukkan perlambatan moderat namun tidak mengikis progres ekonomi. Banyak analis percaya The Fed bisa menahan diri dari pelonggaran kebijakan dalam beberapa bulan mendatang, mengingat tetap adanya risiko inflasi. Harga aset berisiko dan imbal hasil cenderung menimbang kebijakan mendatang, menambah dukungan bagi dolar.

Di sisi lain, Indeks Sentimen Konsumen Michigan menunjukkan peningkatan pada Januari, menandakan kepercayaan konsumen yang membaik. Ekspektasi inflasi satu hingga lima tahun tetap tinggi, menambah bobot terhadap kehati-hatian kebijakan. Di pasar mata uang, pandangan ini memperkuat posisi dolar ketika pelaku pasar menimbang risiko inflasi di tengah pertumbuhan yang lebih lamban.

Prospek Kebijakan Moneter The Fed vs RBA dan Implikasi untuk AUDUSD

Di Australia, AUD/USD tertekan setelah data inflasi yang lebih lemah dari perkiraan. Indeks Harga Konsumen November menunjukkan perlambatan inflasi tahunan menjadi 3,4%, membebani ekspektasi kenaikan suku bunga oleh Reserve Bank of Australia (RBA). Pelaku pasar mulai menilai peluang kenaikan suku bunga pada pertemuan Februari sebagai terbatas.

Penurunan inflasi Australia mengurangi dorongan kebijakan yang lebih agresif, sehingga AUD menjadi lebih sensitif terhadap pelonggaran kebijakan moneter. Dalam konteks global, ekspektasi bahwa The Fed akan tetap hati-hati terhadap inflasi memperkuat perbedaan kebijakan antara dua bank sentral. Gambaran ini mendorong apresiasi dolar terhadap AUD dalam beberapa sesi mendatang.

Secara keseluruhan, bias pasar terhadap AUD/USD cenderung turun karena kombinasi kebijakan The Fed yang lebih berhati-hati dan RBA yang lebih tilt ke pelonggaran. Trader disarankan memantau data inflasi Australia serta pernyataan kebijakan dari Fed dan RBA, karena arah kedua kebijakan akan menentukan arah pasangan mata uang ini ke depan.

Boost Your Business with Cutting-Edge Marketing Solutions Today

Your ad here
Image