Para analis ING, Francesco Pesole, Frantisek Taborsky, dan Chris Turner, menilai rilis data tenaga kerja AS yang kuat telah memicu repricing hawkish pada Federal Reserve, namun tidak memberikan dorongan berkelanjutan bagi dolar. Mereka menegaskan adanya bearishness strategis terhadap dolar yang lebih luas, sehingga respons pasar tetap hati-hati. Mereka menambahkan bahwa untuk pemulihan USD yang berkelanjutan, diperlukan data AS yang lebih positif lagi, termasuk potensi kejutan CPI.
Menurut analisis tersebut, DXY diperkirakan stabil di sekitar 97.0. Pasar terlihat siap menjual rally USD karena pertimbangan jangka panjang yang masih menahan sentimen. Dalam konteks ini, meskipun payrolls kuat, para analis menyatakan bahwa bar untuk pemulihan USD lebih tinggi dari yang diduga, sehingga pergerakan di masa mendatang bisa bersifat selektif.
Mereka menambahkan bahwa pelaku pasar membutuhkan data yang lebih baik, termasuk kejutan CPI yang positif, untuk memberikan dukungan berkelanjutan bagi dolar. Untuk hari itu, pandangan mereka adalah stabilisasi di sekitar level 97.0 mungkin berlangsung sementara. Cetro Trading Insight menekankan bahwa dinamika ini menyoroti kebutuhan data ekonomi yang lebih kuat bagi pemulihan dolar yang konsisten.
Inti analisis mereka adalah bahwa respons pasar terhadap payrolls kuat menyoroti kekuatan tenaga kerja, tetapi juga menunjukkan batasan terhadap dorongan dolar. Unemployment turun ke 4.3%, payrolls melampaui ekspektasi dengan tambahan sekitar 130 ribu, dan pertumbuhan upah lebih tinggi dari perkiraan. Kondisi ini menambah tekanan pada dolar yang masih bergantung pada data-data berikutnya.
Para analis menekankan bahwa rebound dolar seharusnya lebih kuat, namun sebagian reli awal mereda dengan cepat. Hal ini bukan karena keraguan atas data kerja itu sendiri, melainkan sinyal bahwa pasar tetap cenderung menjual rallies USD karena faktor pandangan jangka panjang. Pasar menilai bahwa bar untuk pemulihan USD lebih tinggi dari perkiraan untuk periode mendatang.
Oleh karena itu, diperlukan data yang lebih positif, termasuk potensi kejutan CPI, untuk mengubah dinamika secara nyata. Sampai data tersebut dirilis, pandangan mereka adalah bahwa stabilisasi di sekitar 97.0 bisa bertahan sementara. Cetro Trading Insight menekankan bahwa pemulihan dolar menuntut gambaran fundamental yang lebih kuat di data ekonomi kedepan.
Implikasi kebijakan menjadi fokus utama karena Federal Reserve kemungkinan menghadapi repricing hawkish meski tidak langsung mendorong pemulihan USD. Data tenaga kerja yang kuat memperkuat argumen bahwa jalur kebijakan bisa tetap ketat. Pasar terus memantau bagaimana data berikutnya, termasuk CPI, akan mempengaruhi kebijakan dan volatilitas mata uang.
Di sisi teknikal, pergerakan dolar terhadap indeks utama menunjukkan potensi volatilitas; DXY saat ini berada di sekitar level 97.0 dan terlihat sedang mengkonsolidasikan pergerakannya. Risiko kebijakan yang lebih besar akan muncul jika data CPI mengejutkan ke arah positif, yang bisa mendorong dolar ke arah mana pun tergantung pada rilis berikutnya. Investor disarankan mempertimbangkan manajemen risiko yang cermat.
Kesimpulan utama adalah pasar tetap berhati-hati terhadap rally dolar jangka pendek karena fondasi masih belum kuat. Sinyal dari analis menekankan bahwa pemulihan USD baru bisa terjadi bila data ekonomi menunjukkan keunggulan berkelanjutan. Cetro Trading Insight akan terus memantau rilis data dan memberikan pembaruan proyeksi secara berkala.