Dow Menguat Menjelang Laba Nvidia: Sentimen AI, Teknologi, dan Retret Emas

Dow Menguat Menjelang Laba Nvidia: Sentimen AI, Teknologi, dan Retret Emas

trading sekarang

Indeks utama bergerak naik secara tipis menjelang rilis laporan laba Nvidia setelah penutupan pasar. Dow Jones Industrial Average bertambah sekitar 200 poin, setara sekitar 0,4%, mendekati level 49.400. Sementara itu ekuitas AS terlihat cukup bullish tetapi tetap berhati-hati, karena pelaku pasar menunggu laporan penting itu. Pergerakan S&P 500 naik sekitar 0,5% dan Nasdaq Composite melaju satu persen, mendukung suasana umum meskipun volumenya terbatas.

Nvidia menjadi sorotan utama karena pasar menilai siklus pengeluaran AI sebagai ujian terbesar bagi permintaan arsitektur Blackwell dan kelayakan belanja hyperscaler AI untuk 2026. Analisis konsensus menunjukkan EPS sekitar $1,53 dengan pendapatan sekitar $65,7 miliar, tumbuh di kisaran 68–72% year over year. Investor tetap memantau sinyal dari para pendukung industri chip terkait prospek daya dorong permintaan yang diharapkan akan muncul pasca rilis laporan tersebut.

Para analis dan pedagang juga tetap fokus pada bagaimana Nvidia akan memandu arah bagi sektor AI, sementara AMD memperpanjang reli pasca kesepakatan GPU berkapasitas gigawatt yang diumumkan dengan Meta. Dalam konteks ini, Polymarket menunjukkan peluang kemenangan laporan sekitar 94,5% menjelang rilis. Meski begitu, banyak pelaku pasar menahan diri untuk mengambil posisi besar sebelum hasil konkrit keluar. Laporan ini disusun oleh Cetro Trading Insight.

Sektor perangkat lunak membalikkan tren penurunan setelah hari sebelumnya. Indeks sektoral seperti iShares Expanded Tech-Software Sector ETF (IGV) rebound meski sebelumnya terguncang oleh kekhawatiran bahwa alat bantu AI bisa mengganggu model bisnis lama. Perusahaan-perusahaan besar seperti Salesforce, ServiceNow, Zscaler, dan CrowdStrike membawa belian pada hari itu, menambah langkah positif di pasar.

IBM pulih sekitar 2,5% setelah mengalami penurunan signifikan sebelumnya, sementara Microsoft juga membukukan kenaikan lebih dari dua persen. Para analis menilai valuasi Microsoft menarik di kisaran pertengahan 20-an kali pendapatan, setelah turun hampir 20% sepanjang 2026. Langkah-langkah di sektor perangkat lunak menunjukkan bahwa sentimen keuntungan masih menjadi faktor pendorong meskipun volatilitas tetap tinggi.

PayPal melanjutkan reli dua hari berturut-turut, melonjak sekitar 13% secara kumulatif karena laporan bahwa Stripe tengah mempertimbangkan akuisisi PayPal. Layanan pembayaran besar itu masih di mata pasar sebagai kandidat akuisisi, dengan minat dari beberapa pihak. Kapitalisasi pasar PayPal berada di kisaran USD 43 miliar pada penutupan Selasa, mencerminkan dinamika merger rumor tersebut.

Implikasi komoditas dan kebijakan moneter

Emas berbalik turun dari posisi tertingginya baru-baru ini, diperdagangkan sekitar USD 5.120 per ons setelah melepaskan level tertinggi sepanjang masa. Nada risiko yang lebih positif dan tidak adanya eskalasi tarif baru menurunkan permintaan sebagai aset perlindungan. Permintaan terhadap logam mulia berkurang seiring pasar menilai peluang risiko yang lebih terkelola di perekonomian.

Dari sisi kebijakan moneter, alat CME FedWatch menunjukkan probabilitas sekitar 96% bahwa Federal Reserve akan menahan suku bunga pada pertemuan 18 Maret, meskipun komentar Gubernur Waller bahwa keputusan tersebut ibarat \"coin flip\" membuka peluang kejutan pemotongan. Pasar juga tetap menilai risiko perubahan kebijakan jangka pendek sebagai faktor yang akan membentuk likuiditas dan proyeksi harga. Outlook tersebut menambah kehati-hatian investor sambil menghadapi laporan laba besar dan dinamika biaya modal.

Dalam konteks politik ekonomi, pernyataan Presiden Donald Trump di Sesi Negara di Kongres menambah nuansa sinyal kebijakan global. Investor menilai bahwa keputusan terkait tarif impor dan kebijakan perdagangan tetap berada pada jalur yang stabil meskipun ada perubahan kebijakan di tingkat internasional. Secara keseluruhan, pergerakan Dow dan indeks utama menampilkan keseimbangan antara optimisme terkait AI dan kehati-hatian terkait kebijakan yang bisa mempengaruhi sentimen pasar di kuartal mendatang.

broker terbaik indonesia