DXY Dekati Level Tertinggi Sejak April Didukung Geopolitik dan Ekspektasi Kebijakan Fed

DXY Dekati Level Tertinggi Sejak April Didukung Geopolitik dan Ekspektasi Kebijakan Fed

Signal /DXYBUY
Open99.950
TP101.000
SL99.500
trading sekarang

Indeks DXY menunjukkan pelemahan ringan pada hari Senin meski tetap berada dekat level tertinggi sejak awal April. Secara umum, DXY berputar di sekitar 99.95 setelah mencapai 100.21 pada sesi sebelumnya. Pergerakan ini mencerminkan dinamika permintaan terhadap dolar sebagai mata uang safe-haven.

Kondisi geopolitik di Timur Tengah dan ekspektasi bahwa kebijakan Federal Reserve akan tetap lebih ketat membantu menjaga daya tarik dolar. Para pelaku pasar menimbang data inflasi dan tenaga kerja AS sebagai petunjuk arah kebijakan selanjutnya. Meski ada sinyal mereda, level tinggi tetap menjadi konsolidasi penting yang perlu diwaspadai.

Secara teknikal, momentum saat ini menunjukkan resistensi di sekitar 100.00 yang berfungsi sebagai batas psikologis. Jika dorongan pembeli kembali terlihat, target berikutnya berada di sekitar 101.00. Namun, jika tekanan melemah berlanjut, support terdekat berada di 99.60 hingga 99.40 yang dapat menahan penurunan lebih lanjut.

Situasi geopolitik di Timur Tengah tetap menjadi pendorong utama bagi dolar. Kabar perpanjangan operasi militer Iran turun membuat beban risiko berkurang dan menjaga aliran permintaan terhadap aset safe-haven. Di sisi lain, pernyataan Presiden AS yang menegaskan bahwa blokade pelabuhan Iran tetap diberlakukan hingga kesepakatan final membuat ketidakpastian tetap ada.

Di pasar, jajaran analis seperti Brown Brothers Harriman menilai DXY berpotensi menguat lebih lanjut jika data ekonomi AS menampilkan perbaikan tenaga kerja dan inflasi yang tetap tinggi. Implikasi ini menguatkan kemungkinan langkah kebijakan yang lebih ketat pada bulan-bulan mendatang. Sinyal ini konsisten dengan gambaran pasar yang cenderung mendongkrak dolar saat prospek kebijakan moneter membara.

Rencana perdagangan Fed masih menunjukkan kemungkinan penyesuaian kebijakan di akhir tahun menurut CME FedWatch. Pasar menilai status suku bunga yang tidak berubah dalam beberapa bulan ke depan namun tetap mengibu-ibu peluang kenaikan suku bunga di Desember. Dinamika ini menjaga volatilitas indeks DXY tetap hidup di kisaran saat ini.

Investasi fokus kini beralih ke data inflasi AS yang akan dirilis segera. Laju CPI diproyeksikan meningkat menjadi sekitar 4.2 persen pada Mei, dibandingkan 3.8 persen bulan sebelumnya. Data ini menjadi sinyal penting bagi langkah kebijakan bank sentral dan arah pergerakan dolar.

Survei ekspektasi inflasi jangka panjang dari New York Fed menunjukkan tetap terjaga pada level yang relatif stabil, dengan ekspektasi tiga tahun dan lima tahun mendekati 3.1% dan 3.0%. Angka-angka ini mengurangi risiko tekanan inflasi jauh di masa depan meski ada lonjakan harga energi. Hasilnya, pandangan pasar tetap mengarah pada kebijakan moneter yang lebih tajam jika data mengejutkan.

Para analis di Cetro Trading Insight menilai kehati-hatian pasar terhadap data inflasi menjadi kunci. Trader disarankan memonitor baik laporan NFP maupun CPI untuk mengonfirmasi arah selanjutnya. Secara keseluruhan, pasar menantikan petunjuk baru untuk memahami apakah dolar akan mempertahankan momentum atau menunggu kejutan lain.

banner footer