DXY di Bawah 99,0: CPI AS dan Perdamaian Timur Tengah Menentukan Arah Dolar

DXY di Bawah 99,0: CPI AS dan Perdamaian Timur Tengah Menentukan Arah Dolar

Signal /DXYSELL
Open98.950
TP97.500
SL99.400
trading sekarang

Francesco Pesole dari ING menunjukkan bahwa DXY berada tepat di bawah level 99.0. Ia menilai peluang pelemahan lebih lanjut jika kesepakatan perdamaian permanen di Timur Tengah tercapai dan aliran melalui Selat Hormuz pulih sepenuhnya. Kondisi ini menambah bobot pada pandangan dolar sebagai mata uang cadangan.

Menurut analisisnya, perubahan kurva inflasi dan dinamika geopolitik saat ini belum cukup mengubah harga pasar terhadap Federal Reserve kecuali jika inflasi mengalami kejutan ke atas. Lonjakan inflasi yang lebih tinggi akan meningkatkan hambatan bagi posisi bearish pada dolar.

Dengan DXY terus bertahan di sekitar 99.0, para trader menimbang skenario penurunan lanjutan jika stabilitas regional meningkat dan arus Hormuz kembali normal. Kondisi geopolitik tetap menjadi pendorong utama, meskipun sentimen inflasi dan kebijakan moneter AS juga mempengaruhinya.

Pasar menanti rilis CPI AS untuk Maret sebagai bagian penting dari arah kebijakan hari ini. Konsensus menunjukkan headline CPI naik 0.9 poin persentase bulanan menjadi 3.4% secara tahunan, sementara core CPI diperkirakan meningkat dari 0.2% menjadi 0.3% mom.

Analisis menunjukkan bahwa apa yang akan menentukan arah dolar adalah efek kedua dari inflasi pada beberapa bulan ke depan, terutama pada tekanan inti yang tidak langsung terangkat oleh kenaikan harga energi awal. Jika angka inti tidak mengejutkan, respons terhadap kebijakan Fed cenderung terbatas.

Rilis CPI juga menyoroti bagaimana dinamika inflasi memicu perdebatan politik domestik dan perubahan ekspektasi pasar terhadap langkah kebijakan moneter. Sinyal kejutan inflasi yang signifikan bisa menambah volatilitas bagi dolar dan memperkecil peluang penurunan lebih lanjut di hari itu.

Beberapa anggota Partai Republik mengungkapkan ketidakpuasan terkait perang dan kenaikan harga bensin, yang pada akhirnya bisa menambah tekanan untuk mencapai kesepakatan damai yang lebih cepat. Dalam konteks ini, pergeseran kebijakan luar negeri dapat menjadi katalis untuk perbaikan risiko pasar bagi dolar.

Postur inflasi yang tetap tinggi menambah fokus kepada kebijakan Fed dan bagaimana pihak berwenang menyeimbangkan jangka waktu pengetatan. Politik domestik dan dinamika geopolitik berperan penting dalam menentukan arahnya di sesi perdagangan berikutnya.

Laporan ini disusun oleh Cetro Trading Insight. Instrumen yang dianalisis adalah DXY, dengan potensi sinyal jual sesuai analisis fundamental dan teknikal yang memperhitungkan risiko/rencana target yang realistis.

broker terbaik indonesia