DXY Retret Ringan Menjelang NFP: Struktur Teknis Masih Mendukung Breakout ke 100.65

DXY Retret Ringan Menjelang NFP: Struktur Teknis Masih Mendukung Breakout ke 100.65

Signal /DXYBUY
Open99.600
TP100.650
SL99.140
trading sekarang

DXY menguji kekuatan di sekitar area 99.50, tetapi belum mampu bertahan di atas zona tersebut. Sejak itu index cenderung terkoreksi sedikit setelah mencapai level tertinggi hampir dua bulan. Investor menimbang dinamika geopolitik, termasuk ketegangan regional, menjelang publikasi data ketenagakerjaan AS (NFP) yang akan dirilis.

Ketegangan Israel-Lebanon memicu sebagian aksi profit-taking dan membuat pelaku pasar berhati-hati. Meski demikian, downside tetap terbatas karena dukungan teknis terjaga di kerangka analisis saat ini. Selain itu, kekhawatiran soal Iran dan jalur Hormuz turut menambah risiko geopolitik yang mendukung daya tarik dolar sebagai aset safe-haven.

Secara teknikal, momentum terlihat konstruktif. RSI berada di sekitar 61 dan MACD menunjukkan sinyal positif yang mendukung pergerakan naik bertahap. Harga tetap di atas Moving Average 200-periode pada kerangka waktu 4 jam dan berada di wilayah yang mendukung bias bullish jangka pendek.

Pada grafik empat jam, volatilitas DXY tetap terjaga meski ada rintangan di 99.50. Upaya menembus level tersebut bisa membuka ruang menuju 100.00 dan 100.65, terutama jika sentimen pasar didorong oleh ekspektasi kebijakan moneter AS. Level Fibonacci 61.8% dan retracement 50% menjadi patokan penting bagi pelaku pasar.

Level 99.50 berfungsi sebagai hambatan utama dalam jangka pendek. Kalau mampu ditembus secara berkelanjutan, peluang bagi tren naik meningkat. Sementara itu, support terdekat berada di 99.14, diikuti oleh 98.78 dan 98.72 yang membentuk cluster signifikan.

Penurunan lebih dalam bisa menargetkan 98.35 dan lantai struktural sekitar 97.63. Dari sisi momentum, RSI di sekitar 61 dan MACD positif mendukung potensi pembalikan ke atas. Namun pergerakan di atas 99.50 diperlukan untuk konfirmasi tren kenaikan yang berkelanjutan.

Implikasi Geopolitik, Stabilitas Ekonomi, dan Saran Perdagangan

Kondisi geopolitik di wilayah Timur Tengah tetap menjadi faktor penentu arah DXY. Gencatan senjata Israel-Lebanon dikaitkan dengan berkurangnya permintaan aset safe-haven jangka pendek, meski ketegangan regional masih terpantau.

Kebijakan fiskal dan moneter AS juga memengaruhi sentimen. Pasar menantikan NFP sebagai barometer kesehatan tenaga kerja, yang pada gilirannya dapat memicu respons kebijakan dari Federal Reserve. Data NFP yang akan dirilis Jumat diperkirakan akan menjadi penentu arah jangka pendek karena angka tersebut dapat menguat atau melemahkan ekspektasi pasar.

Dari sisi perdagangan, skema breakout di atas 99.50 bisa menjadi peluang beli dengan target di 100.65. Penempatan stop loss di sekitar 99.14 menjaga risiko terhadap pergerakan korektif yang tiba-tiba. Rasio risiko-imbalan diperkirakan lebih dari 1:1.5 jika skenario ini terkonfirmasi. Sumber analisis: Cetro Trading Insight.

banner footer