DXY Turun Mendekati 98.30; ISM PMI dan Kebijakan Fed Menentukan Arah Dolar

DXY Turun Mendekati 98.30; ISM PMI dan Kebijakan Fed Menentukan Arah Dolar

trading sekarang

Indeks DXY terpantau berada di sekitar 98.30 pada sesi Asia Rabu. Pelemahan ini mengikuti penurunan ketegangan di Timur Tengah dan aliran risk-on yang lebih luas. Banyak pelaku pasar menilai bahwa risiko geopolitik dapat berubah dengan cepat jika kondisi regional memburuk kembali.

Meningkatnya minat terhadap aset berisiko dan mata uang negara berkembang mencerminkan pergeseran sentimen setelah pernyataan bahwa operasi pengawalan kapal melalui Selat Hormuz dapat ditunda untuk periode tertentu. Pelaku pasar juga memperhatikan potensi perubahan arus modal jika data ekonomi AS menguat atau melemah. Meski ada tekanan penurunan, volatilitas tetap tinggi karena faktor geopolitik dan dinamika kebijakan moneter.

Laporan minggu ini menambah fokus pada arah dolar dan bagaimana pasar menilai prospek kebijakan bank sentral. Dolar bisa melemah lebih lanjut jika data AS melemah atau jika risiko geopolitik menurun. Cetro Trading Insight terus memantau pergerakan DXY sebagai cerminan utama sentimen global.

Laporan ISM Services PMI untuk April berada di 53.6, sedikit di bawah ekspektasi 53.7 menurut konsensus. Angka ini turun dibandingkan bulan sebelumnya meski tetap menunjukkan ekspansi layanan. Efeknya terhadap harapan pertumbuhan domestik masih menjadi fokus utama pasar.

Federal Reserve mempertahankan kisaran target dana federal pada 3.50%–3.75%, menandai kelanjutan kebijakan hold. Keputusan ini menunjukkan kehati-hatian bank sentral dalam menghadapi inflasi yang tetap tinggi dan biaya energi yang berkontribusi pada tekanan harga. Ketua Powell juga menyiratkan bahwa bias pelonggaran bisa berkurang seiring data yang lebih kuat.

Para investor terus menanti rilis data pekerjaan AS April sebagai pemicu utama arah dolar. Perkiraan menunjukkan penambahan pekerjaan sekitar 60.000 dengan tingkat pengangguran stabil di 4.3%, meski kabar labor market bisa bervariasi. Angka tersebut akan mempengaruhi spekulasi pasar mengenai jalur kebijakan moneter di bulan-bulan mendatang.

Pasar menantikan laporan pekerjaan April yang dijadwalkan rilis di akhir pekan. Proyeksi menunjukkan peningkatan sekitar 60.000 pekerjaan, dengan pengangguran diperkirakan bertahan di 4.3%. Data ini akan menjadi penentu arah dolar terhadap mata uang utama.

Jika angka aktual lebih buruk dari ekspektasi, DXY bisa melemah lebih lanjut sementara aset berisiko mendapat dukungan ringan. Sinyal pelonggaran kebijakan yang lebih longgar juga bisa mengangkat mata uang lain terhadap dolar. Namun volatilitas tetap tinggi karena faktor geopolitik dan komentar kebijakan Fed yang dinamis.

Dolar tetap sensitif terhadap kejutan data pekerjaan dan pernyataan pejabat bank sentral. Dari sisi teknikal, level support penting berada di sekitar 98.0–97.8 jika pelemahan berlanjut, sementara resistance terdekat berada di sekitar 99.0–99.3. Secara makro, faktor fiskal dan dinamika energi di Timur Tengah dapat menjaga arah dolar dalam beberapa minggu ke depan.

banner footer