Analisis terbaru menunjukkan ECB cenderung mempertahankan tingkat suku bunga pada rapat minggu ini. Walau demikian, para analis mencatat bahwa risiko inflasi tetap tinggi meski pertumbuhan ekonomi belum pulih sepenuhnya. Kondisi ini menempatkan jalur kebijakan pada tepi antara penahanan dan pengetatan bertahap.
Meski ekspektasi pengetatan lebih lanjut tidak sepenuhnya hilang, skenario kenaikan suku bunga di Juni tetap relevan jika tekanan inflasi tidak mereda dan risiko geopolitik terkait Hormuz berlanjut. Para pembuat kebijakan kemungkinan akan menimbang laporan inflasi, dinamika upah, serta dinamika harga input sebelum memutuskan arah berikutnya.
Menurut Christine Lagarde dan pejabat ECB lainnya, indikator inflasi menjadi fokus utama dalam beberapa rapat mendatang. Cetro Trading Insight menekankan bahwa kebijakan akan tetap responsif terhadap data, dengan kehati-hatian sebagai ciri utama dalam pandangan pasar.
Data PMI menunjukkan kenaikan harga input dan harga jual di sepanjang rantai pasokan, menandakan tekanan biaya yang bisa mendorong inflasi lebih lanjut. Hal ini perlu dicermati karena eskalasi biaya pelaku usaha berpotensi memicu respons kebijakan yang lebih agresif jika tekanan naik berlanjut.
Ekspektasi inflasi yang naik dan potensi tekanan upah menambah bobot pada jalur kebijakan. Namun pertumbuhan ekonomi yang lesu menjadi risiko bagi pengetatan lebih lanjut; bank sentral cenderung mengatur kendaraan kebijakan secara bertahap.
Dengan demikian, ECB dihadapkan pada trade-off antara menjaga laju inflasi dan mendukung pemulihan. Risiko eksternal, termasuk harga minyak dan gejolak global, semakin menekan keputusan kebijakan di masa depan.
Hingga saat ini, pandangan pasar tidak seragam mengenai jalur kebijakan. Beberapa analis melihat potensi dua langkah kenaikan pada akhir tahun, sementara yang lain menggarisbawahi kemungkinan kenaikan bertahap yang sangat tergantung pada data inflasi.
Secara mata uang, ekspektasi kenaikan suku bunga di Juni berpotensi mengangkat euro terhadap dolar jika mereka melihat tekanan geopolitik Hormuz yang masih berlangsung. Namun, sentimen pasar tetap sensitif terhadap risiko dan perubahan kebijakan Fed.
Menurut Cetro Trading Insight, rekomendasi perdagangan didasarkan pada risk-reward yang seimbang. Dengan open 1.1300, target 1.1450, dan stop 1.1250, proyeksi ini menawarkan peluang lebih besar dibanding risiko. Note bahwa rekomendasi ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan analisis individu.