NZD/USD menguat jelang akhir pekan sejalan dengan melemahnya dolar AS. Pada saat penulisan, kurs berada sekitar 0.5880, naik sekitar 0.46 persen dalam satu hari perdagangan, dan berpotensi melanjutkan tren naik untuk ketiga minggu berturut-turut. Penguatan ini juga mencerminkan minat investor terhadap aset berisiko di tengah data inflasi global yang membatasi kebijakan moneter.
Sentimen risiko membaik sejalan dengan laporan bahwa utusan AS untuk Iran akan bertemu di Islamabad, meningkatkan harapan kelanjutan pembicaraan diplomatik. Perkembangan ini membantu menekan permintaan terhadap aset safe-haven yang biasanya mendorong dolar. Para pelaku pasar menilai jalur komunikasi baru sebagai faktor penambah kepercayaan terhadap pasar.
Namun, sejumlah ketidakpastian tetap ada karena belum ada konfirmasi keterlibatan langsung secara jelas, dan blokade pelayaran di Selat Hormuz masih menjadi penghalang utama. Kendati demikian, faktor inflasi global dan harga minyak tetap menjadi fokus bagi kebijakan moneter kedua negara. Bank sentral di negara asal Kiwi dilihat akan reaksi kebijakan yang bisa menjaga arah pair di kisaran saat ini.
Dolar AS terlihat melemah terhadap sejumlah mata uang utama, dengan DXY turun dari puncak saat ini di sekitar 98.94 menuju sekitar 98.56, turun sekitar 0.27% pada hari itu. Pergerakan ini memberikan ruang bagi NZDUSD untuk mencoba melanjutkan tren naik. Trader juga mencermati perkembangan berita diplomasi dan data inflasi yang bisa memicu volatilitas tambahan.
Di sisi lain, harga minyak tetap memiliki premia geopolitik karena ketegangan di Hormuz, yang mendesak inflasi dan menambah tekanan pada kebijakan fiskal dan moneter. Pasar memantau bagaimana salida kebijakan bank sentral akan menanggapi dinamika tersebut. Beberapa analis menilai eskalasi diplomasi bisa menekan premi risiko terhadap dolar, meski tetap ada risiko geopolitis.
Dengan kerangka kebijakan yang cenderung hawkish pada RBNZ dan ekspektasi Fed untuk menahan suku bunga lebih lama, peluang teknikal untuk NZDUSD terlihat menarik bagi trader. Jika level kunci di atas 0.5880 dipertahankan, posisi beli NZDUSD dengan stop di 0.5840 dan target 0.5940 menawarkan risiko-imbalan minimal 1:1.5. Trader disarankan memantau perubahan berita dan data inflasi sebagai konfirmasi arah.