Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran tetap menjadi faktor utama yang menopang harga emas. Permintaan agar Iran menghancurkan tiga situs nuklir utamanya serta penempatan pasukan AS di wilayah itu meningkatkan risiko geopolitik dan memperkuat daya tarik aset safe-haven. Dolar AS (DXY) mendekati level 98 sementara imbal hasil obligasi AS menurun, memberi ruang bagi emas untuk bergerak lebih stabil.
Para pelaku pasar juga menganalisis prospek kebijakan moneter AS. Pasar masih memperkirakan sekitar 50 basis poin pemotongan suku bunga oleh Federal Reserve di tahun ini, meskipun beberapa pejabat Fed mempertahankan nada dovish. Laporan pekerjaan AS terbaru menunjukkan klaim pengangguran awal berada di 212 ribu, lebih rendah dari estimasi 215 ribu, menambah dinamika terhadap ekspektasi kebijakan moneter.
Investors juga menantikan data PPI AS untuk Januari sebagai rangkaian penentu arah. Ekspektasi menunjukkan penurunan MoM dari 0,5% menjadi 0,3% dan penurunan yoy dari 3,0% menjadi sekitar 2,6%, yang dapat menambah dukungan pada outlook jangka pendek emas. Laporan ini menjadi bagian dari konteks yang disajikan oleh Cetro Trading Insight untuk membantu pembaca memahami faktor risiko dan peluang.
Dari sisi teknikal, tren kenaikan emas tetap terjaga meski sempat membentuk high lebih rendah di sekitar $5.205. Indikator RSI masih berada di atas level netral, menandakan momentum beli yang relatif kuat asalkan harga dapat menembus rintangan utama di sekitar $5.200–$5.249. Penembusan di atas zona tersebut akan membuka jalan menuju target berikutnya.
Area harga kunci berikutnya berada di sekitar $5.300 dan $5.451, yang jika ditembus dapat mendorong pergerakan keatas lebih lanjut. Sebaliknya, penurunan ke bawah $5.150 berpotensi memicu koreksi menuju SMA 20-hari di sekitar $5.019 sebelum menguji level psikologis $5.000.
Untuk konteks perdagangan, setup saat ini menunjukkan peluang beli bila harga berhasil menembus zona $5.200–$5.250 dengan stop di $5.150 dan target awal di $5.300, dilanjutkan ke rencana di sekitar $5.451 jika resistance terlampaui. Narasi ini sejalan dengan kerangka analisis mingguan dari Cetro Trading Insight untuk pembaca yang mencari sinyal berisiko-rendah namun berpotensi imbal hasil menarik.