Pembelian logam mulia oleh bank sentral menjadi pendorong utama, meskipun ubahan pasar masih berhati-hati. Laporan terbaru menunjukkan Peoples Bank of China (PBOC) terus menambah cadangan emas dalam periode 15 bulan berturut-turut, sebuah tanda permintaan domestik yang stabil. Di saat yang sama, pandangan dovish dari Federal Reserve dan pelemahan moderat terhadap dolar AS memberi dukungan tambahan bagi rally harga logam tersebut.
Sentimen risiko global membaik karena stabilitas geopolitik yang lebih baik dan reli harga saham menahan pergerakan ekstrem di pasar. Investor cenderung menimbang potensi keuntungan tanpa memihak pada posisi agresif, sambil menunggu data makro utama AS yang akan memandu jalur kebijakan bank sentral. Ketidakpastian seputar kebijakan moneternya menjadikan para pelaku pasar lebih selektif dalam mengunci posisi.
Analisis teknis yang dirilis oleh Cetro Trading Insight menunjukkan emas berhasil menembus level psikologis kunci, menyiratkan peluang lanjutan jika momentum tetap positif. MACD berada di wilayah positif dan di atas garis sinyal, meskipun histogramnya mulai berkurang, sehingga sinyal untuk menguat perlu konfirmasi lebih lanjut. RSI berada di sekitar 64, menandakan ruang bagi penguatan lebih lanjut asalkan harga menjaga level penting.
Secara teknis, XAUUSD menunjukkan pergerakan yang menembus level resistensi psikologis utama dan berada di jalur untuk mendapat penerimaan di atas SMA 200 jam. BreakAbove pada level ini akan menjadi konfirmasi kuat bagi tren kenaikan jangka pendek, asalkan momentum tidak melemah secara signifikan. Indikator MACD tetap di wilayah positif dan di atas garis nol, meski bentuk histogramnya menunjukkan pelemahan yang perlu diwaspadai.
Namun SMA 200 jam berfungsi sebagai resistance utama dalam kerangka waktu pendek, sehingga penutupan di atas level tersebut diperlukan untuk menjaga tren kenaikan. Jika harga bisa bertahan di atasnya, peluang lonjakan harga dalam beberapa sesi mendatang tetap terbuka dan konfirmasi teknikal bisa menguat. Pedagang juga memperhatikan bahwa MACD masih positif meskipun histogramnya mulai menyusut.
Rasio risiko terhadap imbalan tetap relevan bagi strategi trading saat ini, dan banyak pelaku pasar menunggu sinyal konfirmasi lebih lanjut sebelum memasang posisi besar. Manajemen risiko menjadi kunci mengingat volatilitas yang bisa naik-turun seiring rilis data AS. Secara umum, strategi yang prudent adalah menunggu konfirmasi teknikal sambil memantau perkembangan fundamental yang bisa memicunya.
Data ekonomi AS pekan ini akan menentukan arah pendek untuk XAUUSD, terutama data pekerjaan NFP yang tertunda dan angka inflasi. Pasar masih menimbang potensi penurunan suku bunga oleh Fed, meskipun jalur kebijakan masih sangat dinamis. Karena itu, keputusan investasi lebih baik diambil setelah ada kejutan jelas dari data-data tersebut.
Dolar AS cenderung melemah saat sentimen global membaik, namun pergerakannya bisa berbalik jika data AS memunculkan kembali ekspektasi pemotongan suku bunga. Pergerakan harga logam mulia akan sangat terkait dengan arah USD dan situasi risiko global, sehingga pandangan jangka pendek menumpu pada bagaimana data utama menafsirkan prospek kebijakan moneter. Pelaku pasar disarankan mengikuti rilis data secara real-time untuk menemukan peluang masuk yang tepat.
Secara keseluruhan, prospek jangka pendek untuk logam kuning tetap menarik meskipun berada dalam masa tunggu jelang data AS. Jika sinyal konfirmasi teknikal muncul dan manajemen risiko tertata dengan baik, peluang laba bisa terwujud dengan rasio reward yang layak. Media analisis seperti Cetro Trading Insight akan terus memantau pergerakan harga dan memberikan pembaruan yang relevan untuk membantu investor membuat keputusan yang lebih cerdas.