EUR/CAD mengalami pelemahan ketika CAD yang terkait komoditas mendapatkan dukungan dari naiknya harga minyak. CAD, sebagai eksportir utama minyak, cenderung menguat ketika sentimen energi positif. Kondisi ini membuat pasangan mata uang ini berpotensi bergerak turun seiring pergeseran sentimen investor menuju aset risiko yang lebih rendah.
Di sisi lain, sentimen pasar energi tetap sensitif terhadap dinamika regional. Naiknya harga minyak mentah menambah tekanan bagi euro melalui jalur impor energi yang lebih mahal bagi blok euro, sambil menguatkan CAD yang menyalurkan dampak positif ke nilai tukar pasangan mata uang tersebut. Pergerakan teknikal juga menunjukkan tekanan jual pada EURCAD di level sekitar 1.58 hingga 1.59 pada sesi Eropa.
Anggota Dewan Gubernur ECB, François Villeroy de Galhau, menegaskan bahwa ECB memantau pasar energi secara seksama dalam konteks ketegangan di Timur Tengah. Meskipun volatilitas meningkat, ia menekankan tidak ada alasan mendesak untuk menaikkan suku bunga saat ini, meskipun dinamika energi menjadi variabel penting bagi harga aset berisiko.
Analisis ini menyoroti bahwa data ritel zona euro yang akan dirilis dapat menjadi katalis lain bagi perdagangan EURCAD. Perkiraan tahunan untuk Januari mencapai sekitar 1,7% dengan kenaikan bulanan sekitar 0,3%, yang jika terkonfirmasi bisa menahan tekanan pada euro. Namun, tekanan energi tetap menjadi faktor utama yang dapat membatasi pergerakan mata uang komposit ini.
Ketegangan regional di Timur Tengah berpotensi mengganggu aliran minyak melalui jalur penting seperti Hormuz, sehingga dinamika pasokan energi global bisa tetap menjadi sumber volatilitas. Bagi trader, likuiditas bisa meningkat pada sesi tertentu dan memberikan peluang swing, meskipun risiko geopolitik juga meningkat.
Untuk strategi trading, skenario jual pada EURCAD masuk akal jika harga bergerak ke bawah dari open sekitar 1,585. Target profit sekitar 1,525 menjadi opsi dengan risiko terbatas, sementara berhati-hati terhadap lonjakan harga lebih lanjut akibat berita energi. Dengan offset risk-reward lebih dari 1:1.5 jika stop loss ditempatkan di sekitar 1,620 dan target dikeluarkan menuju 1,525.