
EUR/GBP terlihat bergerak stabil di sekitar 0.8650 pada awal sesi Eropa hari Kamis. Konsolidasi ini muncul meski data Inggris menunjukkan kemajuan pekerjaan, memberi tanda bahwa pasar menimbang arah kebijakan BoE tanpa gerak signifikan. Pasar forex cenderung berhati-hati karena perhatian beralih ke langkah selanjutnya dari bank sentral bersama dengan dinamika inflasi di kawasan euro.
Nilai tukar pasangan mata uang ini menguat tipis beriring rilis data ekonomi. Laju pengangguran UK turun dari 5.0% menjadi 4.9% untuk tiga bulan hingga April, lebih rendah dari ekspektasi 5.0%. Investor mencerna implikasinya terhadap daya serap kebijakan moneter yang cenderung tetap stabil di 3.75%.
Publikasi data tenaga kerja fokus pada BoE; keputusan diharapkan. BoE diperkirakan mempertahankan suku bunga 3.75% untuk pertemuan keempat berturut-turut. Konferensi pers Gubernur Bailey diharapkan memberi petunjuk mengenai arah kebijakan ke depan.
Publikasi data tenaga kerja dari Office for National Statistics ONS menyoroti perubahan penting. ILO unemployment rate turun menjadi 4.9% untuk periode tiga bulan hingga April, menandakan perbaikan pasar kerja. Angka ini menekan ekspektasi pasar yang sedikit lebih tinggi, menambah dimensi pada diskusi mengenai jalan kebijakan BoE.
Di sisi lain, klaim tunjangan pengangguran naik 31.2 ribu pada Mei, sementara angka revisi untuk April menunjukkan kenaikan yang jauh lebih kecil sebesar 8.3 ribu. Perubahan tersebut menambah dinamika pada penilaian risiko inflasi dan daya tahan ekonomi. Para analis mempertimbangkan bagaimana bunga akan bereaksi terhadap pijakan tenaga kerja yang campur aduk ini.
Seiring data dirilis, fokus bergeser ke rapat kebijakan BoE yang akan datang. Bank sentral diproyeksikan mempertahankan suku bunga 3.75% untuk pertemuan ini, memberikan jeda bagi pelaku pasar untuk menilai arah kebijakan. Konferensi pers Gubernur Bailey diharapkan mengangkat diskusi mengenai risiko inflasi dan respons terhadap dinamika ketenagakerjaan di layar media.
Rapat BoE yang ditunggu-tunggu berlangsung di tengah konteks kebijakan moneter kawasan Eropa. Minggu lalu ECB mengangkat suku bunga untuk pertama kalinya sejak September 2023, menegaskan tekanan inflasi yang masih relevan di wilayah tersebut. Perbedaannya dengan BoE membuat investor menakar jalur kebijakan Inggris secara cermat.
Analisis pasar menunjukkan keputusan BoE bisa bergantung pada sinyal inflasi dan dinamika pasar tenaga kerja Inggris. Meski data pengangguran membaik, laju upah dan inflasi inti tetap menjadi komponen penentu. Pelaku pasar memerhatikan komentar Bailey dan indikasi dari BoE mengenai risiko masa depan.
Ketidakpastian kebijakan dapat menjaga EUR/GBP berada dalam kisaran sempit menjelang rapat. Jika BoE menahan suku bunga, pasangan mata uang terkait kemungkinan melanjutkan kisaran sempit sekitar 0.86–0.87. Namun setiap sinyal perubahan kebijakan bisa memicu pergerakan volatil yang lebih besar di sesi perdagangan berikutnya.