EUR/JPY bergerak lebih tinggi seiring yen Jepang melemah terhadap euro. Para pelaku pasar menantikan keputusan BoJ yang kemungkinan mempertahankan suku bunga di 0.75% pada pertemuan Kamis. Kebijakan tersebut meningkatkan ekspektasi bahwa pasangan ini bisa melanjutkan tren rebound pada sesi perdagangan Asia.
Investor terus memantau perubahan kebijakan dan potensi intervensi ketika volatilitas meningkat. Menteri Keuangan Jepang memperingatkan bahwa volatilitas pasar meningkat dan otoritas siap bertindak jika diperlukan, termasuk di pasar mata uang. Gubernur BoJ menyatakan inflasi inti sedang bergerak menuju target 2% dan kebijakan akan disesuaikan untuk mencapai inflasi yang stabil dan berkelanjutan.
Penurunan harga minyak membantu euro dengan membatasi tekanan atas biaya energi. Namun pelaku pasar tetap waspada terhadap risiko bahwa lonjakan biaya energi bisa membebani ekonomi zona Euro. Harga minyak turun karena beberapa tanker berhasil melewati Selat Hormuz, sehingga investor memperhatikan dampaknya pada perekonomian dan aliran energi.
Penurunan harga minyak membantu euro karena menurunkan tekanan pada biaya energi bagi kawasan euro. Kondisi ini mendukung sentimen risiko secara umum dan memberi peluang bagi EUR/JPY untuk melanjutkan peningkatannya. Meskipun demikian, keterkaitan antara pasokan energi dengan pertumbuhan ekonomi tetap menjadi perhatian utama para analis.
Para pedagang menantikan penjelasan Presiden ECB Christine Lagarde mengenai langkah yang akan melindungi zona euro dari inflasi terkait konflik dan biaya energi yang meningkat. Komentar ECB diharapkan memberikan petunjuk bagaimana kebijakan akan menjaga volatilitas harga sambil menimbang laju pemulihan ekonomi. Penekanan pada komitmen terhadap stabilitas harga membuat investor menilai peluang jangka menengah untuk EUR terhadap pasangan utama.
Pasar secara luas memperkirakan tidak ada perubahan pada Main Refinancing Rate di 2.15% pada pertemuan mendatang, meski beberapa analis menilai peluang kenaikan pada Juli. Ekspektasi ini menambah konteks bagi pergerakan EUR/JPY karena kebijakan moneter yang berbeda antara bank-bank sentral utama cenderung mendorong pergerakan pasangan mata uang tersebut. Pelaku pasar memantau arus data ekonomi dan pernyataan petinggi bank sentral untuk menilai risiko-sisi dan peluang momentum ke depan.
Pergerakan EUR/JPY tetap menguat seiring yen melemah dan ekspektasi intervensi kebijakan meningkat. Meskipun ada dukungan kebijakan, dinamika minyak dan pernyataan pejabat BoJ memberikan konteks positif bagi pergerakan pasangan ini. Para investor menilai bahwa volatilitas tetap tinggi dan peluang untuk momentum ke atas tetap ada jika faktor eksternal mendukung.
Secara teknikal, level kunci sekitar 183.10 menjadi pondasi bagi skema pembelian. Target terdekat berada di sekitar 185.70, diikuti potensi pergerakan lebih lanjut sesuai momentum pasar. Sementara itu, level stop sekitar 181.50 dirancang untuk menjaga risiko sesuai rasio reward yang diharapkan.
Rekomendasi trading menyarankan posisi beli jika kondisi teknikal tetap positif. Open sekitar 183.10, dengan target 185.70 dan stop loss 181.50, menghasilkan rasio risiko-imbalan sekitar 1.63 dibanding 1:1.5 yang diinginkan. Rincian ini diantisipasi dapat dijelaskan lebih lanjut dalam tabel berikut.
| Open | TP | SL |
|---|---|---|
| 183.10 | 185.70 | 181.50 |