BoJ mempertahankan suku bunga utama pada 0.75% seperti yang diperkirakan pasar. Keputusan tersebut tidak mengejutkan, tetapi menambah tekanan terhadap yen, yang cenderung melemah terhadap mata uang utama. Akibatnya, pasangan EUR/JPY berhasil menguat dan diperdagangkan mendekati level sekitar 183.30 pada sesi Asia hari ini.
Diskusi internal BoJ menunjukkan opsi kenaikan menjadi 1.0% seperti yang diajukan Takata, tetapi mayoritas anggota menolak usulan tersebut. Pasar menilai bahwa kebijakan akan tetap status quo untuk saat ini, sambil memonitor dinamika inflasi di Jepang. Ketidakpastian ini menambah volatilitas jangka pendek pada pasangan mata uang tersebut.
Para pelaku pasar juga menantikan bagaimana Gubernur BoJ Kazuo Ueda akan menyampaikan sinyal kebijakan dalam briefing pasca-pertemuan, terutama terkait keseimbangan antara dukungan terhadap ekonomi yang terdampak dan upaya menjaga inflasi berada pada jalur yang wajar. Sinyal tersebut diperkirakan akan mempengaruhi arah EURJPY dalam beberapa sesi ke depan. Menurut analisis awal Cetro Trading Insight, fokus investor saat ini lebih pada keputusan ECB daripada retorika BoJ.
ECB diperkirakan menjaga suku bunga acuan Deposit Facility pada level 2.0% pada pengumuman hari Kamis ini. Pasar mata uang memperhitungkan kemungkinan kenaikan suku bunga pada bulan September, meski belum ada keputusan resmi. Beberapa analis memperkirakan dua langkah kenaikan hingga akhir 2026, meskipun saat ini probabilitasnya masih terbatas.
Inflasi yang tetap tinggi di beberapa wilayah global dan dinamika energi menambah tekanan pada kebijakan ECB. Strategi forward yang beredar menunjukkan harga pasar mengantisipasi pergerakan agresif di masa mendatang, meskipun pedagang menimbang risiko keadaan ekonomi yang tidak menentu. Kebijakan ECB tetap menjadi fokus utama bagi trader yang memantau EURJPY.
Pergerakan EURJPY dipengaruhi oleh pergeseran ekspektasi suku bunga di zona euro, sementara yen tetap rapuh akibat kebijakan BoJ. Jika ECB mengisyaratkan jalur kenaikan yang lebih agresif, pasangan ini bisa melanjutkan reli ke arah 184.5–185.0 dalam beberapa sesi mendatang. Namun, volatilitas tetap tinggi dan trader disarankan mengatur level stop yang ketat sesuai profil risiko.
Secara teknis, EURJPY dikisaran sekitar 183.30 pada sesi Asia, menunjukkan pemulihan dari penurunan sebelumnya. Dominasi tekanan yen yang melemah mendukung dinamika bullish jangka pendek untuk pasangan ini. Penutupan di atas 182.80 dapat menjadi konfirmasi untuk pergerakan menuju resistance sekitar 184.50.
Rencana perdagangan yang disarankan adalah membuka posisi beli dengan open sekitar 183.30 dan target profit 184.90, berhenti rugi di 182.60. Rasio risiko-imbalan pada skenario ini sekitar 2.29:1, memenuhi kriteria minimal 1:1.5. Trader juga perlu memperhatikan rilis data ekonomi dari zona euro dan Jepang yang bisa memicu volatilitas.
Kesimpulannya, sudut pandang fundamental tetap mendukung peluang kenaikan jika ECB melanjutkan sikap hawkish, sementara BoJ mempertahankan kebijakan. Manajemen risiko menjadi kunci karena volatilitas bisa meningkat menjelang rilis kebijakan. Dengan demikian, strategi ini sesuai dengan fokus pasar saat ini dan tetap memerlukan penyesuaian sesuai hasil rilis kebijakan mendatang.