EUR/JPY berada sekitar 182.40 setelah dua hari bertahan naik ringan. Harga mendekati resistance konfluensi di 182.54 yang berdekatan dengan batas atas pola saluran menurun. RSI 14-hari berada di 45, menunjukkan momentum yang relatif lemah namun masih ada ruang bagi pergerakan lebih lanjut, tergantung pada konfirmasi breakout.
Gaya pergerakan saat ini memperlihatkan fleksibilitas antara tekanan jual dan upaya pembalikan. EMA 9-hari dan EMA 50-hari berada pada posisi yang menjaga tren jangka pendek berat, menahan laju rebound. Pergerakan harga di sekitar zona konfluensi menambah kompleksitas bagi trader jangka pendek.
Secara umum, momentum teknikal menunjukkan ketidakpastian. RSI di level netral 45 menandakan peluang untuk reversal jika ada pemecahan level kunci. Kondisi ini membuat perhatian tertuju pada bagaimana harga menembus zona resistance dan bagaimana indikator mengikuti arah yang lebih jelas.
Jika EUR/JPY akhirnya menembus resistansi 182.54 dan menguat di atas 182.84, bias bullish dapat menguat. Target pertama berada di sekitar 186.88, level tertinggi yang tercatat pada 23 Januari. Breakout yang kuat di atas 182.84 bisa menarik pergerakan menuju zona resistance berikutnya sesuai kerangka teknikal.
Sebaliknya, jika harga gagal menembus 182.54 atau turun di bawah 181.50 (dekat area EMA jangka pendek), rebound bisa terbatas dan potensi penurunan bisa meningkat. Penurunan lebih lanjut menuju 178.20, yakni batas bawah saluran turun, menjadi risiko yang perlu diwaspadai oleh pelaku pasar. Perubahan pola dan momentum akan menjadi kunci konfirmasi arah berikutnya.
Rencana trading yang direkomendasikan adalah masuk long saat harga menembus 182.54 dengan stop loss sekitar 180.00 dan target 186.88. Rasio risiko-imbalan di sekitar 1:1.5 atau lebih bisa dipertahankan dengan ukuran posisi yang tepat. Laporan ini disusun oleh Cetro Trading Insight untuk membantu pembaca memahami dinamika EUR/JPY secara lebih jelas.