AUD/JPY Menguat, Bias Uptrend Terjaga di Tengah Data CPI Jepang yang Lemah

AUD/JPY Menguat, Bias Uptrend Terjaga di Tengah Data CPI Jepang yang Lemah

Signal AUD/JPYBUY
Open109.150
TP110.680
SL108.650
trading sekarang

Di awal sesi Eropa, AUD/JPY berada mendekati 109.15, mencerminkan sikap berhati-hati di pasar global. Data CPI Jepang yang lebih lemah dari target BOJ 2% menambah tekanan bagi harapan kenaikan suku bunga bank sentral, sehingga mata uang Jepang bisa tertekan. Kondisi ini berkontribusi pada peluang bagi pasangan AUDJPY untuk bertahan dalam tren naik, meski sentimen risiko tetap berubah-ubah. Cetro Trading Insight menilai bahwa dinamika pasar saat ini menilai adanya potensi pergeseran arah jika faktor fundamental berubah secara signifikan.

Data CPI Jepang January menunjukkan National CPI YoY sebesar 1.5% dibanding 2.1% bulan Desember, dengan core inflasi 2.0% YoY. Angka-angka ini menjadi sinyal bahwa tekanan inflasi melemah, dan hal tersebut bisa menekan ekspektasi kenaikan suku bunga BoJ dalam beberapa bulan mendatang. Sementara itu, core-core inflation (tanpa makanan segar dan energi) turun menjadi 2.6% YoY, sejalan dengan konsensus pasar. Penguatan AUD terhadap JPY juga dipengaruhi oleh pergeseran risiko global dan perbedaan siklus kebijakan kedua negara.

Secara umum, sentimen risk-off di beberapa segmen pasar membuat AUD/JPY lebih sensitif terhadap berita kebijakan dan data ekonomi. Meskipun ada tekanan dari risiko global, perbedaan siklus kebijakan antara AUD dan JPY menunjukkan bahwa pasangan ini bisa bertahan dalam jalur kenaikan jika data selanjutnya menunjukkan pelonggaran tekanan harga di Jepang. Analisis ini menilai bahwa dinamika makro bisa tetap menopang arah jangka menengah pasangan ini selama belum ada kejutan kebijakan yang besar.

Dalam grafik harian, AUD/JPY tetap berada di atas rata-rata pergerakan 100-hari, sehingga menegaskan tren naik jangka menengah yang masih konstruktif. Indikator RSI berada di sekitar 57,79, masih berada di atas garis 50 yang menandakan momentum relatif kuat meski tidak lagi mendaki tajam. Harga juga berada di atas Bollinger Band tengah 20 hari dan cenderung mendekati band atas di 110.68, yang mengindikasikan tekanan naik berlanjut jika momentum bertahan.

Struktur Bollinger menunjukkan band yang melebar secara bertahap, menunjukan tekanan bullish yang cukup solid. Namun, mendekat ke band atas bisa membatasi kenaikan jika momentum kembali melemah. Level resistance utama terdekat berada di 110.68, sementara support pertama berada di 108.65 (saldo tengah Bollinger). Lebih dalam, terdapat potensi ke 106.65 (band bawah) dan kemudian 104.25 (EMA 100-hari) jika koreksi berlanjut.

Mempertahankan posisi di atas level-level tersebut akan menjaga bias uptrend tetap utuh dalam beberapa sesi mendatang. Penutupan harian di atas upper band bisa menjadi sinyal lanjutan untuk melanjutkan kenaikan. Perlu dicatat bahwa analisis teknikal bagian ini disusun dengan bantuan alat AI untuk memperkuat interpretasi data pasar.

broker terbaik indonesia