
EUR/USD bergerak relatif datar dalam kisaran 1.1620 hingga 1.1650, menandai tidak adanya dorongan besar di pasar FX meskipun pergeseran kebijakan moneter tetap terbatas di dua wilayah utama. Pergerakan ini terlihat saat suku bunga jangka pendek di AS maupun zona Euro tidak mengalami perubahan signifikan, sehingga pasangan mata uang utama ini tetap berada di level rendah. Analisis awal menunjukkan bahwa dinamika pasar lebih banyak dipengaruhi oleh data ketenagakerjaan dan inflasi daripada kejutan teknis yang besar.
Menurut laporan Danske Research, data pekerjaan AS menunjukkan kekuatan yang berlanjut, sementara pembaruan di pasar kerja mengindikasikan bahwa pasar tenaga kerja tidak lagi melunak. Kekuatan itu menambah kompleksitas bagi pandangan bearish terhadap aset AS, meskipun pasar valas secara umum tetap tenang dalam jangka pendek. Faktor-faktor ini membuat arah pergerakan jangka pendek lebih cenderung menimbang antara prospek risiko dan ekspektasi kebijakan.
Di sisi euro, inflasi HICP zona euro tetap berada pada jalurnya dengan tekanan yang sedikit lebih tinggi pada sisi layanan. Keputusan kebijakan yang diawasi, serta ekspektasi kenaikan suku bunga pada Juni, menambah nuansa hawkish tanpa menggeser dinamika pasar secara drastis. Laporan ini menyoroti bahwa volatilitas masih rendah meskipun ada sinyal pembelajaran kebijakan dari ECB, seperti yang diulas dalam pandangan Cetro Trading Insight.
Inflasi zona euro mencapai 3.2% secara year-on-year, sesuai ekspektasi, sedangkan inti inflasi (tanpa energi dan makanan) naik menjadi 2.5% y/y. Angka-angka ini sebagian didorong oleh bagian jasa yang menunjukkan tekanan harga yang cukup kuat. Hal ini menambah tingkat kebijakan bagi ECB untuk menempatkan kapita kebijakan monetary secara lebih kumulatif.
Meski tekanan jasa mendorong risiko hawkish, kajian pasar menunjukkan respons kebijakan ECB mungkin tidak terlalu agresif. Para analis menilai bahwa peluang kenaikan suku bunga pada bulan Juni tetap ada, meski dampaknya terhadap EUR/USD tidak mudah terlihat dalam jangka pendek. Hal ini sejalan dengan catatan bahwa pasar mengantisipasi langkah-langkah yang bertahap dan terukur daripada loncatan kebijakan yang signifikan.
Dalam konteks trading, kisaran EUR/USD yang terjaga menuntut kehati-hatian. Karena tidak ada sinyal teknikal jelas, rekomendasi sinyal tetap pada posisi netral hingga data lebih lanjut muncul. Pemain pasar disarankan memanfaatkan manajemen risiko yang baik, dengan memperhatikan perubahan volatilitas dan rilis data penting berikutnya.