EUR/USD Menguat Moderat di Dekat 1.1405 Menjelang Keputusan ECB; Energi Lebih Mahal, Ketegangan Geopolitik Meningkatkan Volatilitas

EUR/USD Menguat Moderat di Dekat 1.1405 Menjelang Keputusan ECB; Energi Lebih Mahal, Ketegangan Geopolitik Meningkatkan Volatilitas

trading sekarang

EUR/USD diperdagangkan mendekati 1.1405 pada awal sesi Asia, menunjukkan pergerakan relatif tenang namun tetap sensitif terhadap berita makro. Pelaku pasar menimbang potensi inflasi global yang dipicu oleh kenaikan biaya energi, serta bagaimana respons kebijakan bank sentral bisa membentuk arah pasangan mata uang ini. Menurut tim riset Cetro Trading Insight, pergerakan di sekitar level ini bisa berubah jika ada komentar dari ECB yang mengisyaratkan sikap lebih tegas.

Kenaikan biaya energi berpotensi menyalakan kembali tekanan inflasi, meningkatkan argumen untuk pengetatan kebijakan ECB di masa mendatang. Dalam konteks ini, nada hawkish yang datang dari ECB menambah dukungan bagi euro meski prospek ekonominya tetap kompleks. Pasar juga memantau bagaimana faktor-faktor tersebut dapat mempengaruhi jalur suku bunga dan laju pertumbuhan di wilayah euro.

Pelaku pasar menantikan keputusan suku bunga ECB yang dijadwalkan pada Kamis mendatang, dengan fokus pada arahan kebijakan ke depan. Secara konsensus, banyak pihak mengasumsikan ECB akan menahan suku bunga di 2.25% pada pertemuan Juli, meskipun pasar menunjukkan harga untuk kenaikan di Desember dan Februari 2027 menjadi sekitar 2.66% dan 2.73%. Reuters mencatat bahwa sebagian besar pasar telah memetakan jalur kenaikan pada September, meskipun keputusan Juli diperkirakan tetap tidak berubah.

Di balik fokus terhadap kebijakan ECB, obligasi pemerintah Eropa naik secara luas pekan ini. Lonjakan tersebut muncul di tengah kekhawatiran inflasi yang tetap tinggi dan dampak geopolitik terhadap harga minyak, mendorong trader untuk memasukkan jalur kebijakan ECB yang lebih hawkish ke dalam harga.

Ketegangan di Timur Tengah juga menambah ketidakpastian bagi pasar. Trump meminimalkan peluang pembicaraan segera dengan Iran saat AS melanjutkan serangan, sementara Iran memperingatkan akan memperluas serangan jika AS menyerang fasilitas nuklir mereka, dikutip Xinhua. Kondisi ini meningkatkan permintaan terhadap dolar AS sebagai aset aman dan dapat menahan apresiasi euro terhadap dolar dalam jangka pendek.

Secara keseluruhan, ketidakpastian geopolitik dan ekspektasi kebijakan moneter jangka menengah dapat membuat EUR/USD berputar di kisaran, tergantung pada perkembangan berita. Pelaku pasar akan menimbang data inflasi, pertumbuhan, dan komentar pejabat ECB yang dapat mengubah persepsi jalur kebijakan. Sementara dolar bisa tetap menjadi barometer risiko, arah pasangan mata uang utama akan sangat dipengaruhi oleh sentimen pasar terhadap risiko dan peluang imbal hasil global.

banner footer