EUR/USD Tahan di 1.1700 di Tengah Ketidakpastian Kebijakan Fed dan ECB

EUR/USD Tahan di 1.1700 di Tengah Ketidakpastian Kebijakan Fed dan ECB

Signal EUR/USDSELL
Open1.170
TP1.161
SL1.176
trading sekarang

EUR/USD tetap berada di sekitar level 1.1700, mengalami penurunan sekitar 0.65% sepanjang pekan ini. Permintaan terhadap aset aman dan ekspektasi kenaikan suku bunga Fed memberikan dukungan bagi dolar AS. Investor cenderung pasif, menunggu perkembangan dari pertemuan pemimpin dua negara dan pernyataan pejabat ECB untuk memperjelas arah kebijakan.

Kedepannya, pertemuan dua hari antara Presiden AS dan Presiden Tiongkok menjadi fokus utama, bersamaan dengan pidato Presiden ECB Christine Lagarde yang bisa memberikan petunjuk mengenai kebijakan mendatang. Peluang dan risiko geopolitik menambah ketidakpastian bagi investor. Kebijakan moneter yang berpotensi berubah menjadi pemicu volatilitas jangka pendek bagi pasangan ini.

Secara umum dolar menunjukkan kekuatan relatif minggu ini karena arus pelindung nilai dan ekspektasi bahwa Fed akan menimbang langkah pengetatan lebih lanjut. Data harga produsen AS (PPI) April naik 1.4% menyusul 0.7% bulan sebelumnya, meningkatkan tekanan inflasi dan memperkuat harapan akan pengetatan kebijakan. Pasar juga mengantisipasi bagaimana perubahan kebijakan AS bisa mempengaruhi arus modal global.

Data PPI AS yang lebih kuat dari perkiraan menambah tekanan pada kebijakan moneter Bank Sentral Amerika. Laju inflasi yang lebih tinggi meningkatkan risiko bahwa Fed akan melanjutkan pengetatan. Pasar futures menunjukkan peluang kenaikan suku bunga pada Desember sekitar sepertiga bagian, naik dari sekitar seperempat sebelumnya.

Di sisi Eropa, tekanan inflasi masih tinggi meski beberapa dinamika geopolitik berulang. Angka inflasi HICP Zona Euro di April berada pada 3.5% YoY, sedikit lebih tinggi dibanding Maret, menambah ketatnya tekanan harga di wilayah tersebut. Fokus sekarang beralih ke pidato Lagarde yang bisa memberikan petunjuk mengenai kapan kebijakan berikutnya bisa diambil, dengan kemungkinan pengetatan pada Juni atau Juli menurut ekspektasi pasar.

Harga energi dan konflik Timur Tengah berdampak pada pergerakan harga di Asia dan global, meningkatkan volatilitas di pasar mata uang serta pasar obligasi. Investor menimbang risiko geopolitik dan prospek pertumbuhan global ketika menimbang peluang untuk kebijakan moneter dari bank-bank utama dunia. Tekanan inflasi dan kebijakan suku bunga akan tetap menjadi pendorong utama hingga beberapa bulan ke depan.

Secara teknis, gambaran pada grafik 4 jam menunjukkan EUR/USD cenderung bearish dalam jangka pendek. Indikator MACD berada di wilayah negatif meski belakangan sedikit menunjukkan momentum yang lebih tepat, sementara RSI tetap berada di bawah garis tengah, menunjukkan tekanan downside masih berlanjut. Level kunci seperti 1.1740 menjadi hambatan terdekat, sementara zona resistance berikutnya berada di sekitar 1.1795 dan 1.1851.

Di sisi bawah, level 1.1700 berfungsi sebagai pendukung utama saat ini, dengan potensi tertekan jika harga menembus dukungan antara 1.1645 dan 1.1675. Jika berada di bawah level tersebut, fokus pergerakan bisa menuju rendahnya April di sekitar 1.1510. Struktur pergerakan ini memberi peluang untuk short-term trader mengambil posisi turun.

Rekomendasi perdagangan: short EUR/USD dengan harga pembukaan sekitar 1.1700, target profit 1.1610 dan stop loss di 1.1760 untuk menjaga rasio risiko/imbalan sekitar 1:1.5. Perlu diingat bahwa manajemen risiko tetap penting karena volatilitas bisa berubah seiring rilis data ekonomi penting berikutnya.

banner footer