EUR/USD tetap menunjukkan daya tahan di tengah pembacaan inflasi AS yang sejajar dengan ekspektasi para pelaku pasar. Data CPI bulan Desember mengindikasikan kenaikan 0,3% secara bulanan, sejalan dengan proyeksi dan tidak berubah dibanding November. Secara tahunan, inflasi umum berada di angka 2,7%.
Di sisi lain, inflasi inti mengalami pelemahan moderat, bertambah 0,2% MoM di Desember dan berada di bawah perkiraan pasar 0,3%. Secara YoY, inflasi inti melambung 2,6%, tidak berubah dari November dan berada di bawah ekspektasi 2,7%.
Rangkaian angka yang konsisten dengan ekspektasi dan pelemahan inflasi inti menurunkan risiko tekanan inflasi yang lebih tinggi. Akibatnya, disinflasi berjalan secara bertahap, menjaga The Fed pada jalur pelonggaran yang hati-hati dan menahan kemungkinan pengetatan kebijakan yang agresif. Investor menilai sinyal ini sebagai peluang untuk menimbang ulang ekspektasi kebijakan.
Data inflasi yang sejalan menyoroti keseimbangan antara risiko kenaikan inflasi dan tekanan penurunan biaya hidup, sekaligus menempatkan The Fed pada posisi untuk melanjutkan pelonggaran secara bertahap. Pasar menyiratkan kemungkinan sekitar dua pemotongan suku bunga tahun ini, meski sebagian besar investor mengharapkan kebijakan tetap tidak berubah hingga kuartal pertama. Penilaian ini mencerminkan dinamika pasar yang mencoba menakar risiko jangka pendek.
Penentuan arah kebijakan berlanjut dipengaruhi pembacaan tenaga kerja AS yang beragam. Tingkat pengangguran menurun, namun Nonfarm Payrolls (NFP) utama datang lebih lemah dari prediksi, menciptakan ruang abstrak bagi perdebatan kebijakan di pasar. Hal ini menambah volatilitas jangka pendek sambil menjaga ekspektasi pelonggaran tetap hidup.
Nilai yang lebih luas akan ditentukan oleh pidato pejabat The Fed, termasuk Alberto Musalem dari Fed St. Louis dan Tom Barkin dari Fed Richmond, yang dijadwalkan memberikan petunjuk mengenai prospek kebijakan ke depan. Investor menilai komentar mereka untuk menimbang langkah kebijakan di kuartal berikutnya. Pasar tetap waspada terhadap perubahan retorika yang bisa mengubah tren saat ini.
Kondisi saat ini menunjukkan EURUSD berada di sekitar level 1,1667, dengan dolar relatif melemah secara moderat. Pergerakan ini mencerminkan penyesuaian pasar terhadap data inflasi dan ekspektasi pelonggaran The Fed. Pelaku pasar juga menilai peluang teknikal jangka pendek yang mendukung langkah euro.
Jika pergerakan harga berhasil menembus level kunci di atas area 1,1780, toleransi risiko-untung berpotensi meningkat dan EURUSD berpeluang mencapai level resistance berikutnya. Namun, rancangan kebijakan The Fed yang lebih dovish tetap menjadi faktor penentu arah jangka pendek.
Secara teknikal, kombinasi data inflasi yang konsisten dengan ekspektasi dan prospek pelonggaran The Fed mendukung narasi koreksi positif bagi pasangan EURUSD. Investor disarankan memantau perkembangan pidato pejabat The Fed serta data tenaga kerja untuk konfirmasi arah. Strategi trading yang konsisten menimbang risiko untuk menjaga rasio reward minimal 1:1.5.