
Fed mempertahankan tingkat suku bunga acuan pada kisaran 3.50-3.75%, dalam rapat pertama yang dipimpin oleh Kevin Warsh. Keputusan itu menegaskan komitmen bank sentral untuk menekan inflasi menuju target 2%. Selain itu, pernyataan kebijakan yang dipersingkat menghapus referensi terhadap bias pelonggaran yang sebelumnya ada.
Otoritas Fed mencatat adanya perbaikan aktivitas ekonomi dan pasar tenaga kerja yang lebih kuat meski ada ketidakpastian akibat konflik di Timur Tengah. Perkembangan tersebut memperkuat sinyal bahwa kebijakan akan tetap restrictive dalam jangka pendek. Pelaku pasar bereaksi dengan peningkatan imbal hasil US Treasuries dan pelebaran spread imbal hasil global.
Nyaris semua pasar uang merespons keputusan ini; dolar menguat terhadap mata uang utama dan EUR/USD membalikkan tren kenaikan sebelumnya dalam satu sesi. Pergerakan ini menyoroti bagaimana faktor kebijakan moneter AS dapat membentuk arah pasangan mata uang utama untuk beberapa waktu ke depan. Laporan ini disusun oleh Cetro Trading Insight untuk pembaca setia kami.
Institut IFO memperkirakan pertumbuhan Jerman akan melemah dan inflasi berada di atas target untuk periode mendatang. Data tersebut menambah beban pada euro karena pasar menilai divergensi antara inflasi dan aktivitas ekonomi di dalam zona euro. Ketidakpastian ini menjaga EUR dalam spekulasi penurunan relatif terhadap dolar.
IF0 mencatat inflasi Jerman sekitar 2.9% tahun ini dan 2.7% pada 2027, sementara asumsi pertumbuhan ekonomi berada di sekitar 0.8% untuk kedua tahun tersebut, meski revisi sebelumnya menonjolkan penurunan. Angka-angka ini memperkuat narasi bahwa risiko harga di Eropa cukup tinggi meski aktivitas menahan. Investor menyimak bagaimana data ini akan memengaruhi jalannya kebijakan ECB dan aliran modal ke EUR.
Secara keseluruhan, data IFO memperkuat persepsi bahwa pemulihan zona euro masih volatil. Ketidakseimbangan antara laju inflasi dan pertumbuhan menambah tekanan pada pergerakan EUR/USD. Laporan ini disusun untuk membantu pembaca memahami dampak fundamental terhadap pasangan mata uang utama, dari perspektif Cetro Trading Insight.
Dalam konteks pergerakan terkait, EUR/USD terlihat mendatar di sekitar 1.1500-an hingga saat penulisan. Perbandingan ekspektasi inflasi AS dan Jerman menjaga dolar kuat, meski EUR berfungsi sebagai mata uang cadangan bagi sebagian investor. Level 1.1525 disebut sebagai resistance yang gagal ditembus oleh pasangan ini.
Analisis teknikal menunjukkan potensi arah bearish untuk EURUSD dengan open 1.1504, target profit sekitar 1.1450, dan stop loss di 1.1535. Rasio risiko-imbalan lebih dari 1:1,5 membuat skenario ini sejalan dengan ekspektasi pasar akan volatilitas jangka pendek. Rekomendasi ini disusun untuk pembaca oleh Cetro Trading Insight.
Penutupan konten menekankan bahwa pergerakan EURUSD masih sangat dipengaruhi kebijakan moneter AS dan data inflasi di Eropa. Pembaca disarankan mengikuti pembaruan kami untuk menilai peluang trading yang sesuai profil risiko. Laporan ini berasal dari Cetro Trading Insight untuk membantu Anda membuat keputusan yang lebih informasi.