EUR/USD Tertekan: Data AS Positif dan Ketegangan Global Tekankan Dolar, ECB Perlihatkan Jalur Hawkish

EUR/USD Tertekan: Data AS Positif dan Ketegangan Global Tekankan Dolar, ECB Perlihatkan Jalur Hawkish

Signal EUR/USDSELL
Open1.161
TP1.140
SL1.165
trading sekarang

Menurut Cetro Trading Insight, EUR/USD turun setelah data ekonomi AS lebih kuat dari ekspektasi dan peningkatan ketegangan geopolitik di Timur Tengah meningkatkan permintaan terhadap dolar AS. Pergeseran sentimen menambah pendorong bagi dolar sehingga pasangan mata uang utama melemah. Level harga utama sekitar 1.1607 menjadi penanda arah jangka pendek bagi pasar.

ADP melaporkan payrolls naik 122k pada Mei, tertinggi sejak Januari 2025, melampaui perkiraan 117k. ISM Services PMI juga melesat menjadi 54.5, mengalahkan ekspektasi sekitar 53.8. Di sisi lain, S&P Global Services PMI final turun sedikit ke 50.7, memberi nuansa campuran pada konteks layanan ekonomi.

Inflasi AS memberi ruang bagi Fed untuk menilai dampak harga minyak terhadap inflasi tanpa mengambil langkah kenaikan bunga segera. Pasar juga menimbang risiko pasokan minyak dari Selat Hormuz. Secara keseluruhan, ekspektasi pasar menunjukkan peluang Fed menahan suku bunga dalam beberapa bulan ke depan.

Inflasi zona euro naik menjadi 3.2% pada Mei, tertinggi sejak September 2023, dengan inti inflasi pada 2.5%. Angka ini meningkatkan tekanan bagi kebijakan ECB. Tekanan harga yang masih kuat terus menjadi fokus pasar keuangan di zona euro.

Menurut sebuah survei Reuters, 74 dari 80 ekonom memperkirakan ECB akan menaikkan depo rate menjadi 2.25% pada rapat Juni. Konsensus ini menambah kemungkinan jalur kebijakan yang lebih hawkish dan menambah dukungan bagi euro terhadap dolar.

Dengan data inflasi yang tetap membangun harapan hawkish, ekspektasi terhadap 2.25% depo rate memberikan dukungan bagi euro, meskipun dinamika data makro global tetap menjadi faktor penentu arah pasar.

EUR/USD saat ini berada di sekitar 1.1607, sedangkan indeks dolar DXY diperdagangkan sekitar 99.45 mendekati ujung atas kisaran yang baru terbentuk. Rilis data AS terbaru tetap menjadi penggerak utama pergerakan pasangan ini. Pasar menimbang bagaimana perbedaan sikap kebijakan antara Fed dan ECB akan membentuk tren jangka pendek.

Secara teknikal, arah jangka pendek menunjukkan tekanan jual meskipun volatilitas tetap moderat. Bias bearish dipertahankan oleh tekanan dolar yang lebih kuat dan dinamika suku bunga global. Perhatikan level 1.1650 sebagai titik stop dan 1.1400 sebagai target jika momentum penurunan berlanjut.

Sinyal trading yang direkomendasikan adalah SELL EURUSD dengan open 1.1607, target 1.1400, dan stop loss 1.1650. Rasio risiko-keuntungan lebih dari 1:1.5, memanfaatkan pergeseran sentimen yang lebih berat terhadap euro karena data AS yang kuat dan ekspektasi ECB hawkish.

banner footer