EUR/USD Tertekan di Level Enam Minggu Seiring Lonjakan Harga Minyak dan Ketegangan Iran

EUR/USD Tertekan di Level Enam Minggu Seiring Lonjakan Harga Minyak dan Ketegangan Iran

Signal EUR/USDSELL
Open1.160
TP1.152
SL1.165
trading sekarang

EUR/USD dibuka lebih rendah dan bertahan di sekitar level 1.1600 pada hari Rabu, mencerminkan tekanan berkelanjutan terhadap euro. Sentimen pasar tetap lemah karena kekhawatiran atas prospek negosiasi akhir perang Iran dan proyeksi harga minyak yang tinggi. Ketegangan geopolitik ini memperkuat dolar AS sebagai aset safe-haven dan menjaga euro dalam posisi defensif.

Di saat yang sama, pasar menimbang data inflasi zona euro yang akan datang. Adapun penekanan inflasi bersumber dari dampak perang terhadap stabilitas harga energi, sehingga para pelaku pasar menantikan angka HICP April yang diharapkan menunjukkan tekanan harga yang lebih kuat secara tahunan.

Harga Brent diperdagangkan mendekati $108 per barel pada hari itu, menjadikan negara-negara pengimpor minyak di zona euro tertekan secara biaya. Sinyal harga minyak yang tinggi menambah tekanan terhadap euro dan mempertegas fokus pada dampak terhadap neraca perdagangan energi Eropa.

Analisis teknikal menunjukkan bias bearish jangka pendek dengan EUR/USD kehilangan sekitar 1,6% selama lebih dari satu minggu. Meskipun ada divergensi bullish pada RSI empat jam yang menunjukkan adanya potensi pembalikan, dinamika dominan tetap ke arah penurunan. MACD berada di sekitar garis nol tanpa tenaga koreksi yang kuat saat ini.

Upaya pemulihan masih terbatas di bawah level rendah Senin sekitar 1.1610, yang berfungsi sebagai penghalang menuju area resistance yang telah berubah menjadi dukungan sekitar 1.1650–1.1670. Level terendah sesi terlihat di 1.1590, namun belum terlihat dukungan yang jelas hingga level terendah April di sekitar 1.1510–1.1525.

(Analisis teknikal dalam berita ini disusun dengan bantuan alat AI.)

Proyeksi Pasar dan Implikasi Kebijakan

Fokus hari ini berada pada risalah pertemuan Federal Reserve bulan April, yang diharapkan menunjukkan beberapa penyesuaian kebijakan yang lebih hawkish meskipun komite terbelah. Proyeksi ini penting karena akan mempengaruhi aliran dana global dan pola permintaan di pasar valas.

Selain itu, data inflasi zona euro juga menjadi fokus. Perkembangan konflik geopolitik dan tekanan harga minyak menambah dinamika terhadap euro dan memberi gambaran bagaimana kebijakan energi mempengaruhi mata uang tunggal.

Saran perdagangan: dengan profil risiko yang ada, pendekatan teknikal dengan stop-loss lebih tinggi dari harga pembukaan dan target keuntungan yang relatif konservatif dapat menghasilkan rasio risiko-imbalan sekitar 1:1.5 atau lebih. Tetap pantau rilis data ekonomi utama dan komentar kebijakan untuk menyesuaikan level take profit maupun stop loss. - Cetro Trading Insight

banner footer