EUR/USD Tetap Volatil: Rabobank Proyeksikan Risiko 1.16 dan Dampak Harga Energi

EUR/USD Tetap Volatil: Rabobank Proyeksikan Risiko 1.16 dan Dampak Harga Energi

trading sekarang

Rabobank melalui tim FX Strategy menilai volatilitas EUR/USD akan tetap tinggi karena lonjakan harga minyak dan pangan yang mendorong tekanan inflasi. Kondisi ini memperkuat daya tarik dolar sebagai aset safe haven. Dalam edisi Cetro Trading Insight, analisis mereka juga menegaskan pandangan bahwa EUR/USD akan bergerak dalam kisaran bergejolak sepanjang 2026.

Analisis ini juga menyoroti risiko penurunan terhadap proyeksi 1-3 bulan di sekitar 1.16 jika Hormuz tetap tertutup secara efektif. Level teknikal di 1.1676 segera menjadi resistance utama dekat 200-day SMA yang mempengaruhi dinamika pasangan ini. Pergerakan lebih lanjut akan sangat tergantung pada berita geopolitik dan keputusan bank sentral.

Reaksi positif dolar terhadap konflik di Timur Tengah memperkuat status safe haven. Hal ini menambah keyakinan bahwa dolar belum memasuki fase kelemahan struktural. Harga energi yang lebih tinggi dapat mendorong EURUSD ke level terendah sekitar 1.1507 atau bahkan lebih rendah jika volatilitas tetap tinggi.

Faktor utama adalah kejutan harga energi yang mendorong tekanan inflasi global. Kondisi ini memperkuat ekspektasi pasar terhadap kebijakan moneter yang lebih hawkish, yang secara umum mendukung dolar. Dinamika ini membuat arah EUR/USD tetap sulit ditentukan dalam jangka pendek.

Riset menyoroti pertemuan bank sentral G-10, termasuk Fed dan ECB, yang menambah kompleksitas outlook. Investor menimbang bagaimana kebijakan tersebut berinteraksi dengan biaya hidup dan volatilitas energi. Eurozone sebagai net importer energi turut menekan euro jika pasokan energi tetap tidak menentu.

Secara teknikal, skenario penurunan bisa muncul jika harga energi menjaga tekanan pada mata uang tunggal Eropa. Kedua sisi pasar dapat menguji 1.1507 sebagai garis bawah sementara resistance di 1.1676 tetap menjadi barometer. Peluang kenaikan di tengah volatilitas tetap ada, namun perlu konfirmasi dari data dan kebijakan.

Skenario Pergerakan Harga dan Level Kunci

Analisa Rabobank memperlihatkan bahwa volatilitas bisa bertahan sepanjang 2026. Dalam skenario utama, EUR/USD bergerak dalam kisaran bergejolak sambil menantikan data ekonomi dan keputusan bank sentral. Kondisi ini menuntut kedisiplinan investor untuk fokus pada level teknikal dan berita ekonomi sebagai pemandu.

Level kunci yang menjadi barometer adalah resistance di sekitar 1.1676 dan support di sekitar 1.1507. Jika tekanan energi meningkat, EURUSD bisa menguji 1.14 atau lebih rendah, tergantung bagaimana pasar menyerap berita. Kebijakan moneter dan pergerakan minyak menjadi faktor utama yang mengubah lintasan harga.

Meskipun upside terbuka dalam kondisi tertentu, potensi penurunan tetap relevan karena faktor kebijakan dan sensitivitas energi. Investor diingatkan untuk menilai berita geopolitik dan data ekonomi secara berkala. Secara keseluruhan, proyeksi jarak menengah Rabobank akan lebih banyak dipengaruhi oleh dinamika energi dan kebijakan bank sentral di masa depan.

broker terbaik indonesia