
EUR/USD berada di bawah 1.1750 setelah gagal menembus level 1.1790 pada Senin. Pergerakan tersebut menguatkan pandangan bahwa upside terbatas dalam beberapa sesi terakhir. Pelaku pasar menilai peluang untuk melanjutkan koreksi ke bawah seiring rilis data ekonomi yang datang.
Ketegangan terkait Iran menambah permintaan terhadap dolar AS sebagai aset perlindungan risiko. Sentimen pasar ragu terhadap kelangsungan gencatan senjata, sehingga investor cenderung memilih aset safe haven. Pasar menanti konfirmasi arah dari data ekonomi berikutnya untuk menempatkan posisi yang lebih jelas.
Selain itu, data ZEW Jerman dan CPI AS menjadi fokus utama pasar. Variasi angka inflasi dan ekspektasi pertumbuhan dilihat sebagai penentu arah mata uang utama. Hasilnya bisa memicu lonjakan volatilitasEUR/USD dalam beberapa jam perdagangan ke depan.
Secara teknikal, momentum bearish mulai terlihat pada kerangka empat jam. RSI mendekati 46, menunjukkan berkurangnya tekanan beli. MACD juga berada sedikit di wilayah negatif, menandakan peluang koreksi lebih lanjut.
Support pertama berada di sekitar 1.1725, dengan zona penting antara 1.1645 hingga 1.1675 menjadi area penentu arah jika penawaran bertahan lebih lama. Penutupan di bawah 1.1725 dapat membuka peluang penurunan lebih lanjut menuju area tersebut.
| Level teknikal | Kisaran |
|---|---|
| Support | 1.1725 |
| Support kuat | 1.1645–1.1675 |
| Resistance | 1.1790–1.1800 |
| Target atas | 1.1850 |
Di sisi atas, resistance antara 1.1790 dan 1.1800 menjadi batas atas bagi upaya pemulihan. Target resistance berikutnya dekat 1.1850 jika harga menembus level puncak April. Pergerakan momentum sangat bergantung pada perkembangan CPI AS dan dinamika geopolitik.
Rekomendasi perdagangan untuk EUR/USD saat ini cenderung pendek karena harga berada di bawah 1.1750 dan kebijakan teknikal menunjukkan momentum menurun. Penempatan posisi jual dapat dipertimbangkan di sekitar 1.1740. Analisis ini disusun oleh Cetro Trading Insight.
Sinyal jual disertai jarak risiko sekitar 20 pips untuk SL dan potensi target sekitar 40 pips ke bawah. Hal ini membuat potensi return relatif menarik bagi trader tren yang mengikuti arah pasar secara disiplin. Reward/Risk ratio mendekati 1:2,0 jika eksekusi berjalan sesuai rencana.
Pastikan memantau rilis CPI AS dan arah kebijakan bank sentral, karena faktor fundamental bisa mengubah arah pasar dengan cepat. Pembaruan data ekonomi dan komentar pejabat Fed dapat menggeser ekspektasi risiko secara signifikan.