Data Produksi Harga Produsen (PPI) AS untuk November menunjukkan tekanan inflasi yang lebih besar dari perkiraan, dengan kenaikan 3,0% secara tahunan. PPI inti juga naik sekitar 3,0% yoy, melawan ekspektasi. Data penjualan ritel bulan November rebound 0,6%, melampaui proyeksi 0,4% dan menegaskan permintaan domestik yang tetap kuat. Kombinasi ini memperkuat argumen bahwa The Fed kemungkinan menahan kebijakan suku bunga dalam beberapa bulan ke depan, sehingga dolar menguat terhadap euro.
Investor menilai bahwa data tersebut memperkuat kapasitas The Fed untuk mempertahankan bunga tidak berubah, menjaga sikap hawkish yang mendukung greenback. Ketegangan terkait independensi The Fed sempat memicu volatilitas, namun pernyataan dari Presiden Trump menenangkan pasar dan mengurangi kekhawatiran mengenai pemecatan Ketua Powell. Imbasnya, EURUSD bergerak lebih rendah.
Secara teknis, fokus pasar beralih ke data Produksi Industri Zona Euro yang akan dirilis pada hari Kamis. Output pabrik diperkirakan meningkat 0,5% untuk November, setelah pertumbuhan 0,8% di Oktober. Dalam pergerakan harga, EURUSD diperdagangkan sekitar 1,1631, telah turun dari high mingguan mendekati 1,1700 dan tetap berada dalam saluran turun sejak akhir Desember.
Presiden AS Donald Trump menenangkan pasar dengan menyatakan bahwa ia tidak berencana menggulingkan Ketua The Fed Jerome Powell meskipun ada penyelidikan kriminal terhadapnya. Komentar seperti itu mengurangi risiko terkait independensi bank sentral dan cenderung mendukung kelekatan pasar pada ekspektasi suku bunga AS yang tidak berubah dalam waktu dekat.
Reaksi pasar menyiratkan penguatan dolar relatif terhadap beberapa mata uang utama, dan beberapa aset safe haven seperti emas serta minyak cenderung mundur. Perjalanan dolar didorong oleh pandangan bahwa independensi The Fed lebih terjamin, meskipun geopolitik global tetap menjadi faktor yang perlu diawasi.
Selain itu, pasar menantikan pidato dan komentar pejabat The Fed selanjutnya, termasuk Raphael Bostic serta Thomas Barkin, yang dapat memberikan gambaran lebih jelas mengenai arah kebijakan. Berita-berita ini membantu membentuk ekspektasi pasar menjelang pertemuan kebijakan berikutnya.
EURUSD diperdagangkan sekitar 1,1631 saat ini, memperpanjang pembalikan dari level tertinggi mingguan di sekitar 1,1700 dan berada dalam saluran menurun sejak akhir Desember. Arah pasar didorong oleh pergerakan dolar yang lebih kuat sebelum data ekonomi selanjutnya dirilis.
Indikator teknis menunjukkan momentum bearish yang berkembang: MACD berada di sekitar garis nol pada grafik 4 jam, sedangkan RSI turun ke 38. Hal ini menandakan tekanan jual yang berlanjut di dekat level 1,16. Target terdekat untuk penjualan tampak di sekitar 1,1615, dengan potensi menuju 1,1610–1,1590 jika tekanan berlanjut.
Di sisi atas, resistance berada di 1,1660, diikuti 1,1690 dan 1,1700. Sesuai analisis ini, sinyal trading adalah jual dengan open 1,1631, tp 1,1615, sl 1,1640, yang memberikan risiko-imbalan minimal sekitar 1:1.78, memenuhi kriteria minimal 1:1.5.