Pada grafik harian EURJPY terlihat kenaikan ringan di sekitar 183,50 pada sesi Eropa awal. RSI berada di level netral, menunjukkan tidak ada dorongan kuat ke arah mana pun. Biasanya, pola ini menandai fase menunggu konfirmasi arah.
Harga tetap berada di atas EMA 100-hari, memberikan bias positif jangka menengah. Saat ini, harga mengkonsolidasikan sekitar SMA 20 hari di 184,00, menanti sinyal breakout. Jika penutupan harian berada di atas pivot ini, momentum positif bisa kembali terangkat.
Resistance terdekat di 185,80 berfungsi sebagai pita pembatas bagi kenaikan. Sementara itu, level 182,20 menjadi area support awal yang perlu diwaspadai. Penutupan di bawah 182,20 bisa membuat fokus bergeser ke EMA 100-hari di 180,08.
Analisis fundamental menunjukkan ECB diperkirakan mempertahankan kebijakan hingga 2026, memberi dorongan bagi EUR. Di sisi lain, BoJ menghadapi berkurangnya urgensi untuk menaikkan suku bunga lebih lanjut setelah inflasi CPI Tokyo turun secara tajam pada Januari.
Ketidakpastian politik Jepang meningkat karena seruan pemilihan umum mendadak oleh PM Sanae Takaichi, yang berpotensi membebani JPY dan memberikan arah baru bagi pasangan EURJPY.
Intervensi kebijakan Jepang bisa menahan kelanjutan pergerakan, meskipun ekspektasi reflasi tetap ada. Koordinasi kebijakan antara Jepang dan AS juga menjadi faktor yang perlu diperhatikan untuk arah pasangan ini.
Kondisi teknikal menyiratkan peluang breakout di atas 185,80 akan mengawahi kelanjutan tren naik, namun konfirmasi melalui penutupan di atas level tersebut diperlukan.
Level penting yang diwaspadai adalah 182,20 sebagai support awal dan 185,80 sebagai resistance utama; jika breakout terjadi, target menuju zona berikutnya bisa terbentuk di area atas pivot.
Berikut ringkasan level utama:
| Level | Keterangan | Nilai |
|---|---|---|
| Resistance 1 | Terbatas oleh pita atas | 185,80 |
| Support 1 | Area support awal | 182,20 |
| EMA 100-hari | Saat ini sebagai patokan bias | 180,08 |