EURSEK rebound pasca Riksbank hold 1,75%: dekat 200-DMA, fokus pada resistance 10,90

trading sekarang

Societe Generale mencatat bahwa Riksbank mempertahankan suku bunga pada 1.75% pada sesi pagi ini. Keputusan itu menunjukkan tidak adanya dorongan untuk memperketat kebijakan meskipun data inflasi belakangan lebih ramah. Pasar menimbang sikap ini sebagai penahan volatilitas krona sambil menunggu arahan kebijakan selanjutnya.

EUR/SEK telah rebound secara bertahap setelah mencapai rendah interim di sekitar 10.50. Pasangan tersebut kini menantang 200-DMA, sebuah moving average yang telah menjadi batas teknikal utama sejak tahun lalu. Ketahanan di atas level ini diperlukan untuk mengonfirmasi pergeseran arah jangka pendek.

Penting untuk memperhatikan level resistance di sekitar pivot high 10.90 sebagai titik penentu. Jika harga berhasil menembusnya, peluang rebound yang lebih luas bisa muncul menuju 11.05–11.10, area tertinggi bulan-bulan sebelumnya. Di sisi bawah, mempertahankan support April sekitar 10.74 adalah kunci untuk menghindari pullback yang lebih dalam.

EUR/SEK telah bergerak menuju 200-DMA setelah menyentuh rendah interim di sekitar 10.50. Pergerakan ini menunjukkan bahwa tekanan jual mulai mereda dan momentum teknikal mulai membaik. Namun konfirmasi diperlukan berupa penutupan harian di atas 200-DMA untuk mengangkat ekspektasi kenaikan lebih lanjut.

Rintangan utama bagi momentum jangka pendek berada di sekitar 10.90, yang merupakan pivot high dan level resistance yang menjadi fokus banyak trader. Ketika harga berhasil menembus level ini, jalur menuju 11.05–11.10 menjadi lebih mungkin dan bisa menarik minat pembeli tambahan.

Selain itu, level support di 10.74 tetap menjadi penentu risiko. Menahan penurunan di bawah level itu dapat mencegah tekanan balik yang lebih dalam. Trader perlu mempertimbangkan penempatan stop loss dan ukuran posisi yang proporsional dengan potensi target jangka pendek.

Untuk investor, potensi breakout di atas 10.90 dapat dipandang sebagai peluang bullish pada EUR/SEK, meskipun sinyal konfirmasi dari pergerakan harga berikutnya diperlukan. Laporan ini disusun oleh Cetro Trading Insight dan menekankan perlunya pemantauan data inflasi serta kebijakan moneter terkait zona euro dan Swedia untuk memahami arah berikutnya.

Riksbank yang menahan suku bunga dan inflasi yang cenderung lebih ramah dalam beberapa bulan terakhir menciptakan lingkungan di mana pasangan mata uang ini menunggu konfirmasi kebijakan selanjutnya. Arah pergerakan EUR/SEK akan sangat bergantung pada respons terhadap data inflasi dan pertumbuhan ekonomi di zona euro serta Sweden.

Dalam hal manajemen risiko, pendekatan yang bijaksana adalah menjaga risiko-imbalan minimal 1:1.5 jika peluang perdagangan muncul, sambil tetap menilai jarak antara target dan level support. Karena sinyal saat ini tidak jelas, disarankan untuk menunda pembukaan posisi hingga ada konfirmasi teknikal yang lebih kuat.

banner footer