EURUSD mendekati rilis CPI AS: Fed, ekspektasi pemangkasan, dan arah dolar

EURUSD mendekati rilis CPI AS: Fed, ekspektasi pemangkasan, dan arah dolar

trading sekarang

EUR/USD cenderung bergerak datar pada perdagangan terakhir, sementara Indeks Dolar menguat sedikit menuju rilis CPI AS untuk Januari. Menurut catatan Deutsche Bank, analis AS bank tersebut menilai pasar tetap fokus pada angka inflasi yang akan mengarahkan ekspektasi terhadap kebijakan moneter. Para pelaku pasar menimbang kemungkinan pemangkasan suku bunga meskipan data pekerjaan AS baru-baru ini lebih lemah dari yang diperkirakan.

Perkiraan menunjukkan headline CPI bulan Januari yang lebih lambat dengan angka +0,26% secara bulanan, sementara inti CPI diperkirakan tetap kuat sekitar +0,35% bulanan. Penurunan harga motor fuel sekitar -2,4% diperkirakan menjadi faktor penekan headline CPI, yang bisa memberi dukungan bagi inti CPI untuk tetap berjalan lebih kuat. Hasil CPI yang memenuhi atau melebihi ekspektasi inti dapat menjaga ekspektasi suku bunga tetap rendah di pasar, meski headline terlihat lebih lemah.

Dengan dinamika tersebut, pasar masih mengimajinasikan potongan suku bunga tambahan di bawah pimpinan Federal Reserve yang baru, meskipun data pekerjaan yang lebih kuat dari laporan pekerjaan terakhir menambah keraguan. Para trader menunggu konfirmasi melalui rilis CPI untuk menilai seberapa luas skenario pelonggaran akan terwujud, dan bagaimana hal itu mempengaruhi EURUSD dalam beberapa sesi mendatang.

Ekspektasi pemangkasan suku bunga meningkat setelah data AS menimbang arah resiko; meskipun demikian, pasar tetap mengaitkan potongan bertahap di bawah kepemimpinan Fed yang baru. Pelaku pasar memosisikan harga di sekitar 53 basis poin pemotongan dari Desember, mendandani ada ruang untuk penyesuaian lebih lanjut tergantung kejutan inflasi. Risiko eksternal seperti perubahan pekerjaan dan inflasi menjadi faktor utama yang membatasi pergerakan harga.

Rincian analisis menunjukkan bahwa ekonom AS Deutsche Bank memperkirakan headline CPI bulanan Januari berada pada +0,26%, menurunkan decelerasi dibandingkan Desember. Sementara itu, motor fuel diperkirakan turun -2,4% yang mendorong headline turun namun mengedge inti CPI agar tetap kuat. Angka-angka ini menunjukan skenario kompleks di mana tekanan inflasi inti tetap relevan untuk mengukur sikap kebijakan.

Secara garis besar, pergeseran harga pemangkasan lebih lanjut terlihat menonjol di pasar, dengan kredit kemungkinan menambah tekanan jika inflasi inti tidak melambat cukup. Walau konteks kebijakan saat ini masih terfragmentasi, para investor menilai bahwa Fed kemungkinan mempertahankan jalur pelonggaran bertahap sambil memantau data makro yang masuk. Keputusan CPI akan menjadi katalis utama untuk memvalidasi atau menolak proyeksi pasar.

Rilis CPI AS bisa meningkatkan volatilitas pasangan EURUSD karena perbedaan antara pergerakan harga kumulatif dolar dan respons euro. Dalam skenario di mana CPI inti lebih kuat daripada angka headlines, EURUSD berpeluang menguat secara terbatas, namun dinamika dolar global tetap menjadi penentu utama. Sebaliknya, jika headline CPI menunjukkan pelemahan lebih lanjut, tekanan terhadap dolar bisa membaik dan EURUSD berpotensi melambung.

Secara teknikal dan fundamental, fokus pasar tetap pada bagaimana inflasi mempengaruhi jalur kebijakan Fed dan ekspektasi pelonggaran. Meskipun analisa sentimen menunjukkan peluang bagi EURUSD untuk mendapat dukungan jika tekanan inflasi inti tetap terjaga, risiko eksternal tetap tinggi. Trader perlu menimbang volatilitas rilis data dengan manajemen risiko yang ketat.

Karena artikel ini tidak menyediakan level harga konkret untuk eksekusi, sinyal trading dinyatakan tidak tersedia (no). Disarankan para trader menunggu konfirmasi dari rilis CPI, memanfaatkan volatilitas secara hati-hati, dan mempertimbangkan strategi manajemen risiko yang prudent untuk mengurangi risiko.

broker terbaik indonesia