
Data penjualan ritel Zona Eropa untuk April menunjukkan kontraksi 0,4 persen, lebih besar dari ekspektasi kontraksi 0,3 persen. Pembacaan bulan sebelumnya merevisi menjadi pertumbuhan 0,8 persen dari penurunan 0,1 persen. Kondisi ini mencerminkan pelemahan daya beli rumah tangga dan menambah kerapuhan permintaan domestik.
Secara tahunan, konsumsi rumah tangga meningkat sekitar 1 persen, melebihi estimasi 0,3 persen namun tetap di bawah pembacaan 2,1 persen pada periode sebelumnya. Data ini menandakan dinamika belanja yang tidak kuat meskipun ada revisi ke atas pada angka tahunan.
Meski ritel menunjukkan pelemahan, euro sempat menguat di perdagangan Eropa menuju kisaran 1.1630 terhadap dolar. Gerak ini dipicu spekulasi terkait arah kebijakan moneter dan dinamika geopolitik yang beredar, meskipun gambaran jangka pendek tetap rapuh bagi euro.
Data ritel yang lemah menambah tekanan pada kekuatan euro karena memperkuat argumen untuk kebijakan moneter yang lebih longgar di zona euro, meski para pelaku pasar juga memperhatikan kemungkinan langkah ECB di masa depan untuk menekan inflasi yang tetap tinggi akibat harga minyak yang tinggi.
Pasar memperkirakan ECB akan menilai jalan untuk menyeimbangkan pertumbuhan dengan upaya menjaga inflasi, sehingga inisiasi langkah pengetatan tidak segera, tetapi tetap menjadi faktor penting dalam arah EUR terhadap USD dalam beberapa bulan mendatang.
Faktor eksternal seperti dinamika harga minyak dan ketidakpastian geopolitik memberikan ruang bagi volatilitas, sehingga pelaku pasar tetap waspada terhadap pergerakan kebijakan ECB dan dampaknya terhadap pasangan mata uang utama.
EURUSD diperdagangkan di sekitar 1.1630 saat ini, menguat tipis sekitar 0,25 persen dalam sesi penulisan. Pergerakan terlihat terhenti di bawah eksponensial moving average 20-hari di sekitar 1.1648, menunjukkan tone sedikit bearish jangka pendek.
Pasangan ini sedang berkonsolidasi dalam pola Descending Triangle, dengan RSI sekitar 46 yang menunjukkan bias downside yang lemah alih-alih tekanan jual ekstrem. Ketika harga berusaha menembus level resistance di sekitar 1.1648 dan garis tren menurun di sekitar 1.1656, peluang pergeseran arah tergantung dari penutupan harian di atas level tersebut.
Support pertama berada di sekitar garis tren naik di 1.1575, jika ditembus maka peluang pergerakan turun lebih lanjut menuju 1.1500 menjadi lebih besar. Sebagai kontersi, penutupan harian di atas cluster resisten sekitar 1.1648–1.1656 dapat membuka potensi pergerakan ke 1.1700 atau lebih tinggi.