
Menurut Cetro Trading Insight, kekuatan dolar menjelang rilis Non-Farm Payrolls (NFP) menambah tekanan pada EURUSD. Spekulasi pasar mengenai respons kebijakan The Fed mendorong investor untuk memposisikan portofolio pada aset yang lebih defensif. Sinyal jual pada pair ini menjadi lebih kuat ketika para pelaku pasar menilai data NFP yang kuat bisa memperkuat sikap hawkish dari bank sentral AS.
Para analis menilai bahwa data NFP yang lebih robust berpotensi memperpanjang fase penguatan dolar. Kondisi ini cenderung menekan pasangan EURUSD, terutama jika angka pekerjaan menegaskan proyeksi ekonomi AS yang solid. Dengan demikian, tekanan atas EURUSD bisa berlanjut hingga wilayah area entry yang telah ditetapkan.
Secara umum, gambaran makro menunjukkan bahwa dominasi dolar AS meningkat menjelang rilis data penting. Jika narasi kebijakan hawkish terkonfirmasi, peluang penurunan EURUSD terhadap level-level target semakin besar. Namun investor tetap perlu memantau kejutan data yang bisa membalik sentimen secara singkat.
Secara teknis, EURUSD terlihat tertahan di area resistance yang terbentuk dari batas atas kanal pada kerangka waktu H1. Reaksi harga pada zona tersebut menunjukkan penolakan yang kuat dan berpotensi mengekang momentum kenaikan. Kondisi ini membuka peluang bagi tes ulang zona bawah serta kelanjutan tren turun jika gagal menembus resistansi.
Harga saat ini menunjukkan pembatasan di sekitar 1.16011–1.16102, area yang menjadi fokus pelaku pasar untuk eksekusi posisi jual. Ketika tekanan jual mendominasi, level TP yang lebih rendah mulai terlihat relevan sebagai bagian dari skema reaksi pasar. Dengan demikian, sinyal untuk menjajaki posisi short menjadi semakin kuat dalam skenario ini.
Data teknikal mendukung prospek lanjutan downtrend jika pola penolakan berlanjut dan indikator menunjukkan konfirmasi kebalikkan arah. Pelaku pasar disarankan mengatur jarak stop loss di atas area resistance untuk membatasi risiko. Secara keseluruhan, pergeseran sentimen cenderung menguatkan narasi sell pada EURUSD.
Rencana trading yang disampaikan mengikuti level area entry sekitar 1.16011–1.16102 dengan target TP pertama di 1.15845. Strategi ini mengandung potensi reward yang memadai seiring jalur penurunan harga. Pengaturan SL di 1.16246 memberikan buffer terhadap volatilitas rilis NFP dan data lain yang bisa memicu volatilitas tambahan.
Manajemen risiko tetap menjadi fokus utama, dengan prioritas menjaga rasio risiko/imbalan minimal 1:1.5. Trader dianjurkan untuk mengamati perubahan pola harga setelah data NFP dirilis, sambil menyiapkan jalur keluar jika harga bergerak ke arah berlawanan. Disarankan meninjau ulang posisi secara berkelanjutan seiring konfirmasi arah pasaran.
Catatan penting: gambar pasar dapat berubah cepat menjelang rilis data, sehingga penting mengikuti pembaruan dari Cetro Trading Insight. Jika data menunjukkan kejutan terhadap narasi hawkish Fed, evaluasi ulang sinyal dan skema entry bisa diperlukan untuk menjaga keakuratan trading. Terakhir, sesuaikan ukuran posisi sesuai likuiditas pasar.