Memulai tahun, EURUSD menunjukkan pola pelemahan akibat aktivitas pasar yang tenang dan volume perdagangan rendah. Faktor liburan Tahun Baru di China dan Jepang mempengaruhi likuiditas, sehingga pergerakan cenderung tertahan. Penurunan juga muncul seiring proyeksi kontraksi ringan pada indeks manufaktur Zona Euro yang menjadi wajar di tahap awal siklus.
Penurunan ini menambah tekanan pada pasangan mata uang utama, khususnya ketika data manufaktur Zona Euro memberi sinyal pelambatan. Para pelaku pasar menilai bahwa dinamika produksi dapat memicu gerak aliran ke arah bawah dalam beberapa sesi berikutnya. Hal ini memperkuat peluang bagi posisi jual jika harga mampu Bertahan di bawah level resistance kunci.
Secara teknikal, momentum bearish semakin terlihat dengan pergerakan harga yang menjaga jarak dari zona resistance. Trader mengamati bagaimana harga gagal menembus ke atas dan cenderung kembali turun. Dalam konteks ini, rekomendasi umum adalah mengecek konfirmasi sebelum membuka posisi short.
Kekuatannya area resistance di kisaran 1.17528–1.17441 terlihat jelas pada time frame H1, di mana harga tertahan dan akhirnya terdorong turun. Penutupan di bawah zona ini menandakan potensi kelanjutan tekanan jual.
Sinyal jual didukung oleh satelit: saat harga berada di bawah resistance, konfirmasi bisa muncul melalui pembentukan lower high dan lower low. Trader bisa memantau reaksi di area tersebut untuk memvalidasi lanjutan tekanan. Dengan entry di 1.17441, risk management menjadi terarah.
Prediksi jangka pendek menunjukkan EURUSD dalam fase lemah, dengan fokus pada level-target teknikal yang telah dipetakan. Target pertama berada di 1.17319, diikuti 1.17136 dan 1.16955 sebagai opsi TP bertahap. Skenario ini konsisten dengan sinyal sell yang telah dipublikasikan.
Rencana entry menempatkan open di 1.17441, dengan TP pertama di 1.17319, dan SL di 1.17667. Skema ini menjaga struktur risiko-imbalan yang masuk akal, sejalan dengan aturan 1:1.5 minimal.
Jika harga berbalik ke atas dan menembus SL, eksposur akan berkurang sesuai ekspektasi. Manajemen risiko tetap utama, dengan ukuran posisi disesuaikan terhadap modal dan volatilitas harian.
Konteks fundamental juga perlu diawasi; meskipun fokus pada teknikal, data manufaktur Zona Euro bisa mempercepat perubahan tren jika mengejutkan pasar. Secara keseluruhan, skema jual ini mengarah pada potensi profit dengan level TP bertahap selama syarat risiko-imbalan terpenuhi.