PMI Manufaktur Zona Euro untuk Desember menunjukkan kontraksi yang lebih tajam dibanding perkiraan. Pembacaan final berada di 48.8, turun dari estimasi pendahuluan 49.2 dan jauh dari level 50 yang memicu ekspansi. Data ini menegaskan bahwa kontribusi sektor manufaktur terhadap pertumbuhan PDB wilayah tersebut melemah secara signifikan.
Rincian juga menunjukkan variasi antar negara: PMI Jerman direvisi turun menjadi 47.0, Italia 47.9, Spanyol 49.6, sedangkan Prancis melanjutkan perbaikan menjadi 50.7. Inggris juga mencatat revisi ke bawah pada PMI manufaktur S&P Global final, meskipun tetap berada di zona ekspansi moderat. Perbedaan dinamika ini menandakan tantangan ekonomi yang berbeda-beda di wilayah tersebut.
Kondisi ini membuat pasangan EUR/GBP tetap berada dalam kisaran terbatas, sekitar 0.8700 hingga 0.8740, karena investor menimbang data baru dengan kebijakan bank sentral. Data ini memberi sinyal bahwa tekanan penawaran terhadap euro bisa berlanjut jika momentum manufaktur tetap melemah. Secara teknis, tren turun jangka pendek pada euro tetap menjadi bias utama tanpa konfirmasi kebijakan besar untuk merubah arah.
PMI Manufaktur Inggris menurut S&P Global akhirnya berada di 50.6, menunjukkan ekspansi moderat meskipun direvisi turun dari pembacaan sebelumnya 51.2. Angka ini menandai perbaikan tipis pada aktivitas manufaktur Inggris, namun tetap berada di atas garis 50 yang membedakan ekspansi dari kontraksi. Pasar memberi respons hati-hati terhadap dinamika ini.
Meskipun berada di zona ekspansi, laju pertumbuhan manufaktur Inggris lebih lemah dibanding bulan-bulan sebelumnya, sehingga dampaknya terhadap sterling terbatas. Faktor eksternal seperti data global dan kebijakan Bank of England juga memainkan peran penting dalam arah mata uang. Analisis menunjukkan bahwa sterling tetap sensitif terhadap pergeseran momentum manufaktur domestik maupun kebijakan fiskal.
Kisaran pergerakan EUR/GBP tetap tipis, dengan area sekitar 0.8700–0.8740 yang menjaga volatilitas rendah. Cross ini bisa terseret oleh perubahan persepsi terhadap ekonomi zona euro maupun Inggris, terutama jika data manufaktur satu negara memburuk lagi. Investor disarankan menjaga manajemen risiko dan menunggu konfirmasi lebih lanjut sebelum mengambil posisi.
Kinerja manufaktur Zona Euro yang melemah menambah beban pada ekspansi ekonomi akhirnya pada kuartal berikutnya, dengan pembacaan akhir 48.8 mengkonfirmasi perlambatan momentum. Revisi PMIs Jerman, Italia, dan Spanyol memperkokoh gambaran bahwa aktivitas sektor manufaktur masih berada di bawah level netral. Kondisi ini menambah tekanan pada euro terhadap dolar dan terhadap pasangan utama lainnya.
Dari perspektif trading, data PMI ini menggambarkan gambaran fundamental yang beragam antar negara anggota, sehingga arah jelas untuk EURUSD belum terbentuk tanpa konfirmasi lebih lanjut. EURGBP cenderung tetap berada dalam kisaran sempit karena perbedaan dinamika ekonomi, sementara pedagang menahan posisi menantikan data berikutnya. Pemantauan terhadap kebijakan bank sentral dan data manufaktur terbaru menjadi kunci.
Risiko pasar tetap tinggi karena volatilitas data pertumbuhan bisa meningkat. Manajemen risiko menjadi prioritas, dengan penempatan stop loss dan target profit yang proporsional serta rasio Risk-Reward minimal 1:1.5 jika posisi diambil. Secara keseluruhan, analisis ini menekankan kebutuhan konfirmasi melalui rilis data ekonomi berikutnya sebelum mengambil langkah trading besar pada pasangan utama.