
Harapan atas penyelesaian kesepakatan antara AS dan Iran menambah tekanan pada permintaan minyak dan dolar. Pasar juga memantau dinamika kebijakan moneter dari dua bank sentral utama, The Fed dan ECB, yang bisa membentuk arah EURUSD dalam beberapa minggu ke depan. EURUSD tampak berbaring di sekitar 1,162, dengan kenaikan tipis didorong spekulasi bahwa kesepakatan bisa terjadi dan bahwa kebijakan AS bisa dinaikkan lebih lanjut.
Dalam konteks kebijakan, notulen rapat Fed mengindikasikan sikap hawkish dengan kemungkinan pengetatan jika inflasi tetap di atas target. Di Eropa, data inflasi zona euro di atas target juga memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga oleh ECB pada Juni. Secara teknis, EURUSD berada di sekitar 1.1623 dengan bias minor menuju area resistance penting di 1.1649.
Laporan ini disusun oleh Cetro Trading Insight untuk memberikan analisa menyeluruh terhadap faktor-faktor makro yang mempengaruhi pasangan EURUSD.
Harga minyak telah terdorong turun lebih dari 5% setelah berita bahwa kesepakatan AS-Iran mungkin tercapai. Korelasi positif antara WTI dan dolar AS membantu mendorong DXY lebih rendah, sehingga memberi ruang bagi euro untuk menguat meskipun risiko geopolitik tetap ada. Secara keseluruhan, pergerakan minyak menjadi faktor utama yang menggerakkan dinamika nilai tukar saat ini.
Penurunan energi juga berpotensi meredam tekanan inflasi secara global, sehingga menurunkan risiko stagflasi dan meningkatkan daya tarik aset berisiko di mata para pelaku pasar. Namun, beberapa ketidakpastian tetap ada, terutama terkait jalur kebijakan moneter AS dan gejolak geopolitik di Timur Tengah yang bisa memicu volatilitas lebih lanjut.
Selain itu, laporan media seperti Financial Times yang menyoroti kapal tanker menuju China mengilustrasikan faktor pengiriman energi yang dapat mempengaruhi harga minyak dan ekspektasi inflasi. Investor juga memperhatikan pernyataan pejabat ECB terkait kesiapan untuk bertindak jika keadaan pasar tidak membaik.
Dari sudut pandang teknikal, EURUSD diperdagangkan di sekitar 1.1623 dengan bias jangka pendek yang agak menurun. Struktur harga tetap berada di bawah tren resistance turun yang dibentuk sejak 1.1929, menunjukkan adanya batas atas bagi langkah pembelian. Indikator RSI mendekati 42, yang mengisyaratkan momentum upside yang melemah.
Level resistance terdekat terlihat di sekitar 1.1649, yaitu triple moving average yang menguatkan batas atas untuk upaya pemulihan. Sementara itu, level support pertama berada di sekitar 1.1578, mengikuti pola break dari tren sebelumnya, dengan potensi menuju 1.1411 jika koreksi berlanjut.
Rencana perdagangan berdasarkan analisa teknikal saat ini adalah menjual pada level pembukaan sekitar 1.1622 dengan target 1.1578 dan stop loss di 1.1649. Rasio risiko/imbalan sekitar 1:1.63 memenuhi kriteria minimal 1:1.5, dan rilis data lebih lanjut dapat mengubah jalur harga. Perlu dicatat, analisis ini adalah bagian dari laporan teknik kami dan merupakan bagian dari pendekatan berimbang terhadap faktor fundamental yang membentuk pergerakan pasar.