
EUR/USD telah rebound namun tertahan di bawah level 1.1650, menegaskan pembatasan di kisaran dua minggu terakhir. Pasangan tersebut tetap terperangkap di bawah 1.1660 meski ada upaya naik. Level 1.1650 hingga 1.1660 menjadi zona kunci yang saat ini menahan gerak ke atas.
Indikator teknikal menunjukkan momentum yang seimbang. RSI menunjukkan pergerakan yang stabil tanpa dorongan kuat. MACD berada sedikit di bawah nol, menandakan upside attempts mungkin terhambat oleh supply pada level lebih tinggi. Di sisi lain, pergerakan harga tetap berada di dekat puncak kisaran, menunda sinyal arah jelas dalam waktu dekat.
Analisis teknikal ini juga menyoroti batas atas 1.1660 sebagai gate nyaris kuat. Jika harga berhasil menembus 1.1660, target berikutnya berada di 1.1720 dan 1.1790. Di sisi bawah, support terdekat berada di sekitar 1.1610 sebelum menguji 1.1575, menggarisbawahi ruang rendah yang perlu dicermati secara risiko.
Inflasi Zona Euro (HICP) untuk Mei meningkat menjadi 3.2% secara year-on-year, naik dari 3.0% pada April. Inti inflasi (core HICP) berada di 2.5%, lebih tinggi dari konsensus yang lebih rendah. Meskipun data ini memberi tekanan bagi kebijakan, pasar tetap mempertimbangkan kemungkinan kenaikan suku bunga ECB pada Juni karena tren inflasi masih menunjukkan kuatnya tekanan di seluruh blok.
Faktor geopolitik juga memengaruhi sentimen pasar. Gencatan antara Israel dan Hezbollah sempat meningkatkan mood risiko secara umum, memberi dukungan pada mata uang yang terpapar risiko. Namun, perkembangan di Iran yang menghentikan pembicaraan damai dengan AS menambah ketidakpastian dan menjaga volatilitas tetap tinggi di pasar.
Sisi makro AS turut membentuk dinamika, dengan ISM Manufacturing PMI May menunjukkan ekspansi yang sehat dan pesanan baru meningkat. Data JOLTS yang akan dirilis kemudian pekan ini diprediksi akan menambah nada pada pergerakan tenaga kerja. Secara keseluruhan, pasar menilai bahwa faktor fundamental tetap mendukung dolar AS sementara arah EUR/USD tetap dipengaruhi oleh faktor teknikal yang relatif terjaga.
Berdasarkan analisis teknikal dan ekspektasi pergerakan, setup beli dianggap layak jika harga menembus area 1.1660 dan melanjutkan ke wilayah 1.1720. Harga saat ini sekitar 1.1642 memberi peluang masuk di level sekitar, dengan manfaat potensi kenaikan menuju target pertama 1.1720. Rencana entri dapat dilakukan di sekitar 1.1642, asalkan manajemen risiko diatur dengan SL di 1.1610 dan TP di 1.1720.
Rasio risiko-imbalan dalam setup ini mencapai lebih dari 1:1.5 karena jarak SL kecil dibandingkan selisih ke target. Dengan SL di 1.1610 dan TP di 1.1720, potensi keuntungan sekitar 78 pips versus risiko 32 pips. Hal ini membuat eksposur risiko lebih terkendali, sambil memberikan peluang upside jika pergerakan melewati 1.1660.
Dalam skenario alternatif, jika EUR/USD menembus 1.1610 secara tajam, break below tersebut bisa membuka arah ke 1.1575 sebagai level dukungan berikutnya. Trader disarankan untuk memantau perkembangan data ekonomi AS dan pernyataan ECB yang bisa memicu perubahan arah. Tetap terapkan manajemen risiko yang konsisten sesuai ukuran posisi masing-masing.