EURUSD Tertekan Dekat 1.1515 Seiring Data Tenaga Kerja AS dan Ketegangan Geopolitik

EURUSD Tertekan Dekat 1.1515 Seiring Data Tenaga Kerja AS dan Ketegangan Geopolitik

Signal EUR/USDSELL
Open1.152
TP1.145
SL1.156
trading sekarang

EURUSD berada di sekitar 1.1515 pada sesi Asia awal hari Senin, menunjukkan pergerakan turun yang sedang berlangsung. Kondisi ini muncul setelah data pekerjaan AS yang lebih kuat dari perkiraan dan meningkatnya kekhawatiran geopolitik meningkatkan permintaan terhadap dolar. Pergerakan ini juga mencerminkan pergeseran sentimen pasar yang menimbang perbedaan arah kebijakan antara The Fed dan ECB.

Para pelaku pasar menilai data tenaga kerja AS yang solid sebagai sinyal bahwa laju kenaikan suku bunga mungkin tetap ada dalam beberapa bulan ke depan. Sementara itu, risiko geopolitik di wilayah Timur Tengah menambah unsur ketidakpastian global dan memperkuat argumen untuk menyimpan posisi di dolar sebagai aset aman. Akibatnya, EURUSD cenderung menurun dalam kerangka waktu singkat.

ECB menegaskan komitmennya untuk menjaga inflasi tetap di jalur 2 persen, mencerminkan sikap kebijakan yang restriktif. Pernyataan para pembuat kebijakan menekankan bahwa normalisasi kebijakan akan berlangsung secara bertahap hingga stabilitas harga tercapai. Secara umum, kombinasi faktor fundamental ini mendukung tekanan turun bagi pasangan EURUSD.

Data tenaga kerja AS terbaru menunjukkan penambahan 178.000 pekerjaan pada Maret 2026, melebihi ekspektasi pasar. Angka ini juga disertai penurunan tingkat pengangguran menjadi 4.3 persen, yang menandakan bahwa pasar tenaga kerja tetap kuat. Kondisi ini memperkuat asumsi bahwa The Fed dapat menjaga sikap hawkish untuk beberapa waktu.

Di sisi lain, ECB menegaskan bahwa kebijakan moneter tetap restriktif hingga inflasi benar-benar kembali ke target 2 persen. Komentar ini menambah tekanan pada EURUSD karena ekspektasi pelonggaran ditunda. Investor menilai bahwa tidak ada perubahan besar dalam sikap kebijakan ECB dalam waktu dekat.

Secara teknikal, volatilitas mungkin meningkat jika aliran data AS dan pernyataan ECB sejalan. Namun, pergerakan pasangan mata uang ini masih menghadapi risiko sentimen geopolitik dan respons kebijakan bank sentral lainnya. Para trader disarankan fokus pada manajemen risiko sambil mencari titik entri yang selaras dengan arah fundamental saat ini.

Ketegangan geopolitik di Timur Tengah meningkatkan permintaan terhadap dolar sebagai safe-haven, mendorong perbaikan posisi dolar terhadap banyak mata uang mayor. Pasar terus memantau perkembangan di jalur Hormuz dan kemungkinan langkah respons AS. Ketidakpastian atas dinamika tersebut meningkatkan volatilitas EURUSD pada pembukaan minggu ini.

Seruan pendahuluan Presiden AS untuk membuka jalur Hormuz menambah nuansa risiko di pasar, memicu reaksi jual pada pasangan euro terhadap dolar. Ancaman terhadap infrastruktur juga menambah tekanan pada risiko geopolitik global. Trader melihat peluang jika sentimen risiko tetap rapuh meski ada peluang koreksi jangka pendek untuk EURUSD.

Secara teknikal, level support kunci berada di sekitar 1.1450 jika tekanan turun berlanjut, dengan target profit 1.1450 dan stop loss sekitar 1.1555 untuk menjaga risiko sesuai rasio minimal 1:1.5. Karena kondisi fundamental menunjukkan keunggulan dolar, rekomendasi jual diterapkan selama harga tetap di bawah 1.1515. Disampaikan oleh Cetro Trading Insight.

banner footer