EURUSD Tertekan oleh Trendline Bearish: Sinyal SELL dengan TP Berlapis di Zona Entry 1.16810–1.16624

EURUSD Tertekan oleh Trendline Bearish: Sinyal SELL dengan TP Berlapis di Zona Entry 1.16810–1.16624

Signal EUR/USDSELL
Open1.1681
TP1.16415
SL1.17036

EURUSD mengalami pelemahan berkelanjutan meskipun data inflasi di Amerika Serikat melambat. Analisa teknikal menunjukkan tekanan jual yang konsisten pada kerangka waktu H1, sehingga trendline bearish tetap relevan untuk disaksikan. Harga saat ini berada di zona entry sekitar 1.16810–1.16624, yang berpotensi memberikan sinyal sell jika konfirmasi muncul.

Kondisi teknis menunjukkan harga masih terperangkap di bawah garis tren bearish, sebuah sinyal bahwa momentum turun bisa berlanjut. Ketika harga tidak mampu menembus resistance yang terbentuk, pelaku pasar akan mencari konfirmasi tambahan melalui kegagalan rebound. Momentum turun terlihat menahan pembalikan pada level kunci tersebut dan menambah peluang untuk menurunkan harga lebih lanjut.

Target penutupan pertama berada di 1.16415, disusul 1.16086 dan 1.15767 jika pelemahan berlanjut. Level stop loss ditempatkan di 1.17036 untuk membatasi risiko terhadap pergerakan berbalik. Rencana ini mempertahankan prinsip risk-reward minimal 1:1.5 dengan open near area 1.16810.

Faktor Fundamental dan Data Ekonomi

Faktor fundamental memberi konteks dinamika EURUSD. Data inflasi AS yang melambat memberi tekanan pada dolar AS dan memberi ruang bagi koreksi EURUSD, meskipun faktor lain tetap menggeser arah pasar. Para trader menantikan pidato Wakil Presiden ECB Luis De Guindos yang bisa memicu volatilitas tambahan.

Pada saat yang sama, prospek kebijakan moneter zona euro tetap relevan karena perubahan ekspektasi suku bunga dapat mempengaruhi pergerakan pasangan mata uang. Secara umum, pergerakan harga dipicu oleh dinamika antara kebijakan moneter AS dan Eropa serta sentimen risiko global.

Secara teknis, sinyal SELL tampak tetap dominan selama harga berada di bawah trenline bearish. Namun, kehati-hatian diperlukan menjelang rilis data penting dan pernyataan pejabat bank sentral, karena bisa menambah volatilitas jangka pendek. Kondisi ini menjaga bias turun dalam kerangka perdagangan jangka pendek.

Strategi Trading dan Rencana Manajemen Risiko

Rencana perdagangan menempatkan entry jual di sekitar area 1.16810–1.16624, dengan fokus pada konfirmasi teknikal. Stop loss ditempatkan di 1.17036 untuk membatasi risiko jika pasar bergerak melawan posisi. Target diambil secara bertahap sesuai TP1 di 1.16415.

Target profit secara berjenjang terdiri dari TP1 1.16415, TP2 1.16086, dan TP3 1.15767 untuk menambah peluang realisasi keuntungan. Rasio risk-reward superior 1:1.5 dipertahankan agar eksposur risiko tetap terkontrol. Penyusunan TP yang berjenjang memberi fleksibilitas dalam menghadapi dinamika pasar.

Seiring perkembangan, trader perlu memantau aksi harga dan berita ekonomi. Keputusan dapat berubah jika data AS baru muncul atau komentar ECB mengubah ekspektasi suku bunga. Dalam situasi ekstrem, pertimbangan ulang terhadap open, SL, dan TP menjadi bagian dari manajemen risiko.

Area Entry1.16810 – 1.16624
Open (Est)1.16810
Stop Loss1.17036
TP11.16415

Boost Your Business with Cutting-Edge Marketing Solutions Today

Your ad here
Image