
Menurut Cetro Trading Insight, data CPI Zona Euro Mei menunjukkan dinamika campuran yang mempengaruhi arah EUR. Headline CPI mencapai 3.2% secara y/y, sedikit lebih tinggi dari 3.0% pada April, dan lebih dekat ke skenario baseline ECB untuk kuartal kedua. Reaksi pasar terhadap angka tersebut relatif terbatas karena kebijakan yang sudah sebagian besar terpriced.
Inti dari laporan tersebut adalah inflasi inti (core CPI) yang naik menjadi 2.5% y/y, melampaui konsensus 2.4%, mendekati skenario severe ECB menurut proyeksi bulan ini. Lonjakan core CPI meningkatkan kekhawatiran mengenai keberlanjutan tekanan harga di tengah pertumbuhan yang lambat. Sementara itu, CPI jasa melonjak menjadi 3.5% y/y, menandai level tertinggi tujuh bulan dan meningkatkan risiko inflasi yang memerlukan respons kebijakan lebih lanjut.
Nilai tukar euro tertekan meskipun data menunjukkan beberapa resistensi pada penurunan lebih lanjut. Banyak analis melihat bahwa kenaikan suku bunga di lingkungan yang lesu tidak memberi dukungan jangka panjang bagi euro, namun dapat membantu menahan penurunan lebih lanjut. Cetro Trading Insight memperkirakan bahwa EUR/USD berpotensi membentuk dasar sekitar 1.1400 karena perbedaan dinamika pertumbuhan antara AS dan zona euro.
Kebijakan kenaikan 25 basis poin ECB telah sepenuhnya tercermin dalam harga pasar sebelum rilis CPI, sehingga euro tetap berada dalam tekanan meskipun tidak runtuh. Pasar menilai langkah ini sebagai bagian dari siklus suku bunga yang lebih tinggi secara berkelanjutan, yang membatasi ruang gerak mata uang euro.
Inflasi inti tetap tinggi menambah tantangan bagi ECB untuk menyeimbangkan antara memperlambat inflasi dan menjaga pertumbuhan. Sinyal inflasi yang kuat menjaga harapan fiskal dan kebijakan tetap restriktif untuk beberapa waktu.
Meskipun EURUSD didorong ke arah dasar sekitar 1.1400, pasar tetap tergantung pada data inflasi berikutnya dan komentar kebijakan. Pergerakan berikutnya akan sangat sensitif terhadap perubahan ekspektasi terhadap jalur suku bunga.
Outlook jangka pendek untuk EURUSD menunjukkan bahwa risiko sisi bawah terbatas, dengan potensi pembalikan jika data AS menunjukkan pertumbuhan lebih kuat dan dolar menguat. Perbedaan siklus kebijakan antara The Fed dan ECB menjadi faktor kunci yang dapat membentuk arah harga ke depan.
Faktor utama yang akan membentuk gerak harga selanjutnya adalah pernyataan kebijakan ECB, konfirmasi inflasi, serta dinamika pertumbuhan di AS. Investor disarankan menunggu konfirmasi arah sebelum mengambil posisi, dengan fokus pada manajemen risiko yang ketat.
Disarankan untuk memperhatikan perkembangan data inflasi berikutnya dan pernyataan otoritatif terkait jalur suku bunga. Meski analisis menunjukkan potensi pembentukan dasar di sekitar 1.1400, peluang pergerakan jangka pendek tetap sensitif terhadap berita ekonomi terbaru.