GBP/JPY menguat lagi dan menyentuh level tertinggi April di atas 211.65. Pergerakan ini dipicu oleh dinamika risiko geopolitik dan perbedaan suku bunga yang mendongkrak sentimen risiko. Pasangan ini menguat untuk kedua hari berturut-turut, menguatkan bias bullish di tengah kekhawatiran terhadap perang di Iran yang berdampak pada Yen.
Kenaikan harga juga mencerminkan pergeseran sentimen investor yang lebih percaya diri terhadap Pound. Yen cenderung melemah sebagai aset safe-haven ketika ketegangan geopolitik meningkat dan harga minyak tetap tinggi. Investor mengevaluasi pergerakan pasangan ini pada perdagangan sesi Asia dan mencari konfirmasi arah berikutnya.
Analisis teknikal menunjukkan potensi pergerakan lebih lanjut menuju area 212.00an. Tekanan jual di 211.50 telah ditembus, membuka ruang bagi rally menuju zona resistance di 212.30–212.55. Level support di sekitar 210.35 berfungsi sebagai batas bawah sementara, dengan 209.65 sebagai patokan terendah bulan ini. Dalam laporan kami di Cetro Trading Insight, pergerakan ini dapat melanjutkan jika momentum tetap kuat.
Cerminan momentum bullish terlihat dari pola bullish engulfing pada grafik harian dan pelanggaran area resistance 211.50 pada hari berikutnya. Hal ini memberi konfirmasi bahwa pembeli mulai menguasai kendali meskipun volatilitas tetap tinggi.
Indikator RSI pada kerangka waktu empat jam telah naik dari wilayah oversold ke sekitar 60, menandakan terbangunnya tekanan upside. MACD juga berada di wilayah positif dengan garis MACD berada di atas garis sinyal, mendukung narasi kenaikan bertahap.
Analisis gabungan RSI dan MACD mendukung asumsi bahwa pembeli semakin menguasai kendali, meskipun level 211.92 pada Fibonacci retracement 61.8 persen bisa memberi hambatan sementara.
Bila tren positif berlanjut, fokus berikutnya adalah 212.30–212.55, area target yang konsisten dengan pola retracement terakhir. Struktur harga juga mengantisipasi level 211.92 sebagai referensi retracement utama.
Faktor fundamental seperti harga minyak yang tinggi dan program stimulus Jepang menambah tekanan pada Yen, sementara Pound tetap berada di jalur bullish. Investor sebaiknya menjaga fokus pada level resistance sekitar 212.30–212.55 dan dukungan di 210.35 sebagai kerangka manajemen risiko.
Rencana perdagangan yang disarankan adalah strategi beli dengan open 211.75, stop loss 210.65, take profit 213.40, memenuhi kriteria risiko-imbangan minimal 1:1.5. Jika harga menembus 211.65 dengan close di atas, peluang kenaikan tetap terjaga menuju target 212.30–212.55.