GBP/JPY Turun Mendekati 207.50 Setelah Data Tenaga Kerja UK Menguatkan Ekspektasi BoE yang lebih dovish

GBP/JPY Turun Mendekati 207.50 Setelah Data Tenaga Kerja UK Menguatkan Ekspektasi BoE yang lebih dovish

Signal GBP/JPYSELL
Open207.500
TP206.000
SL208.500
trading sekarang

GBP/JPY turun ke sekitar 207.50 setelah rilis data tenaga kerja UK. Laporan Office for National Statistics (ONS) menunjukkan ILO unemployment rate berada di 5.2% untuk tiga bulan hingga Desember, tertinggi dalam lima tahun. Jumlah pekerjaan baru tercatat 52 ribu, lebih rendah dari 82 ribu pada periode sebelumnya. Data ini menambah tekanan pada pair silang dan memperkuat spekulasi bahwa Bank of England (BoE) akan mempertimbangkan langkah yang lebih dovish.

Rangkuman ini juga menunjukkan laju upah inti menurun. Average Earnings Excluding Bonuses turun menjadi 4.2% YoY, sesuai ekspektasi, dan kompilasi termasuk bonuses juga turun menjadi 4.2%. Pasar tenaga kerja yang lebih lunak meningkatkan tekanan untuk kebijakan moneter yang lebih akomodatif, sehingga BoE dapat mempertimbangkan pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat.

Akibatnya, GBP/JPY melemah mendekati 207.50 dalam sesi Eropa dengan momentum jual yang masih kuat. Pelaku pasar menilai volatilitas lebih lanjut saat data Consumer Price Index (CPI) Januari akan dirilis. Menurut Cetro Trading Insight, Yen Jepang menunjukkan pemulihan dari penurunan akibat data GDP Jepang Q4 2025 yang lebih lemah dari ekspektasi, sehingga dinamika silang ini tetap menuntut kehati-hatian.

Yen Jepang menguat secara moderat setelah jatuh akibat data pertumbuhan Jepang yang kurang memuaskan. GDP Jepang tumbuh 0.1% pada kuartal terakhir 2025, versus perkiraan 0.4%. Revisi kuartal ketiga 2025 juga menunjukkan kontraksi sebesar 0.7% menjadi -0.7% dari -0.6%. Pemulihan yen ini membantu meredam lonjakan volatilitas pada pasangan GBPJPY tetapi juga menambah kompleksitas perdagangan bagi para trader.

Secara teknikal, pergerakan yen dipengaruhi persepsi risiko global dan dinamika kebijakan moneter. Pelaku pasar menilai bagaimana data solid Jepang bisa mengurangi tekanan pada dolar AS dan mengubah arah lintasan pair silang. GBPJPY tetap sensitif terhadap pergeseran antara ekspektasi BoJ, BoE, dan kebijakan fiskal kedua negara.

Dengan latar belakang data ekonomi kedua negara, GBPJPY terlihat melandai di sekitar level 207-an meski tekanan jual pada Pound masih ada. Kondisi ini menandakan bahwa arah jangka pendek akan sangat bergantung pada rilis CPI Inggris berikutnya dan komentar pembuat kebijakan. Investor disarankan memanfaatkan peluang teknikal dengan stop loss yang jelas dan target profit yang proporsional sesuai rasio risiko/imbalan minimal 1:1.5.

broker terbaik indonesia