Yen Menguat Didukung Rally JGB dan Rencana Kebijakan Fiskal Jepang: Risiko Fiskal Mereda Mengubah Lanskap Pasar FX

Yen Menguat Didukung Rally JGB dan Rencana Kebijakan Fiskal Jepang: Risiko Fiskal Mereda Mengubah Lanskap Pasar FX

trading sekarang

Menurut Derek Halpenny, kepala riset MUFG, pasar saat ini menunjukkan nada risk-off dengan imbal hasil US Treasuries turun dan ekuitas melemah. Yen memimpin daftar mata uang G10 sebagai aset yang relatif lebih aman. Kondisi ini didorong oleh persepsi bahwa risiko fiskal terkait kebijakan Jepang bisa mereda meskipun volatilitas tetap ada.

Rally kuat pada JGB ikut memperkuat potensi Yen. Lelang JGB 5-tahun yang sukses ditandai dengan bid-to-cover 3.1, turun dari rata-rata 12 bulan sebesar 3.48, menunjukkan minat investor terhadap obligasi Jepang tetap tinggi. Data ini memperkuat narasi bahwa kekhawatiran fiskal terhadap kebijakan mendatang dapat mereda.

Berita bahwa PM Takaichi akan menguraikan langkah-langkah untuk menenangkan investor terkait manajemen fiskal juga mengurangi premia risiko fiskal terkait Yen. Nikkei melaporkan rincian pidato yang akan disampaikan, menambah harapan pasar bahwa kebijakan fiskal Jepang lebih jelas dan stabil.

Selain itu, aksi di pasar obligasi Jepang memperkuat Yen sebagai mata uang safe-haven. Rally di pasar JGB dan narasi yang membaik terkait fiskal membantu menahan volatilitas di sekitar Yen dan meningkatkan daya tariknya bagi investor asing.

Pidato PM Takaichi yang direncanakan diperkirakan memuat langkah-langkah untuk meredakan kekhawatiran investor atas manajemen fiskal. Dalam konteks ini, pasar menunggu detail kebijakan untuk menilai apakah risiko fiskal benar-benar mereda.

Secara umum, Yen berada di antara mata uang G10 yang berkinerja terbaik, sementara emas dan perak cenderung melemah seiring pergeseran preferensi ke aset defensif yang lebih likuid.

Dari sudut pandang trading, artikel ini menekankan bahwa pernyataan kebijakan fiskal dan dinamika obligasi Jepang bersifat fundamental dan belum memberikan sinyal beli atau jual yang spesifik untuk pasangan USDJPY.

Penurunan harga emas dan perak menunjukkan aliran modal yang beralih ke aset yang lebih defensif dan memicu penyesuaian harga di pasar komoditas.

Karena tidak ada level harga yang spesifik dalam sinyal ini, disarankan pelaku pasar menunggu konfirmasi teknikal lebih lanjut. Jika trading tetap dilakukan, prinsip risk-reward minimal 1:1.5 perlu dijaga, dan posisi tidak boleh melebihi batas risiko yang dapat ditanggung.

broker terbaik indonesia