
GBP menguat terhadap mata uang utama seiring suasana pasar yang lebih risk-on. Sentimen risiko yang positif didorong oleh harapan solusi diplomatik antara AS dan Iran. Pada sesi Eropa, pasangan GBPUSD diperdagangkan sekitar 1.3610, naik sekitar 0.4 persen.
Mata uang pound mendapat daya dorong dari permintaan terhadap aset berisiko yang tetap kuat. Faktor sentimen global membantu pound menguat meskipun fokus pasar tertuju pada data ekonomi. Upaya diplomatik yang membayangi menambah peluang bagi GBP untuk bertahan lebih tinggi.
Indeks S&P 500 futures mencatat kenaikan sekitar 0.55 persen, menandakan minat investor terhadap aset berisiko. DXY melemah sekitar 0.3 persen, menguatkan kembali daya tarik mata uang berisiko. Menurut Cetro Trading Insight, momentum risk-on dapat berlanjut jika berita diplomatik tetap positif.
Investors menantikan rilis data Nonfarm Payrolls (NFP) AS untuk petunjuk lebih lanjut mengenai arah kebijakan moneter Federal Reserve. Pasar memperkirakan bahwa Fed akan mempertahankan suku bunga pada level saat ini hingga akhir tahun sesuai survei pasar CME FedWatch. Rilis data NFP dapat memicu volatilitas jika angka pekerjaan berbeda dari ekspektasi.
DXY yang lebih lemah memberi ruang bagi mata uang risikonya, termasuk GBP, untuk tetap mendapat dukungan. Penurunan DXY juga membantu harga komoditas dan aset berisiko lainnya. Pelaku pasar tetap menimbang sinyal kebijakan Fed terhadap dinamika inflasi dan tenaga kerja.
Estimasi NFP April diperkirakan mencapai 62 ribu pekerjaan, jauh di bawah catatan Maret. Tingkat pengangguran diperkirakan stabil di 4.3 persen, dengan pertumbuhan upah sekitar 3.8 persen YoY. Data tersebut berpotensi memperkuat narasi mengenai pemulihan bertahap dan kebijakan yang mantap dari bank sentral.
Prospek jangka pendek GBP masih dipandu oleh sentimen risiko dan pertemuan kebijakan di Amerika Serikat. Ketidakpastian geopolitik dapat memperlambat kecepatan pergerakan jika sentimen pasar berbalik. Pergerakan GBP dapat tetap sensitif terhadap berita NFP dan komentar pejabat Fed.
Arah GBP akan sangat dipengaruhi oleh keluarnya data NFP dan pernyataan kebijakan Fed. Pelaku pasar akan mengamati pergerakan GBP terhadap USD untuk mencari konfirmasi. Risiko volatilitas tetap ada jika berita ekonomi mengejutkan.
Para trader disarankan memantau reaksi GBP pasca rilis NFP dan pernyataan kebijakan Fed. Untuk menjaga risiko, pendekatan manajemen posisi dengan proporsional dan batas kerugian penting. Gambaran risiko-reward minimal yang dianut pasar adalah 1:1.5 dalam skenario yang volatil.