Data PMI Jasa Inggris yang dirilis S&P Global untuk Januari akan menjadi fokus pasar valuta asing. Data ini diperkirakan akan menunjukkan ekspansi berkelanjutan meskipun tekanan harga meningkat pada bulan Desember. Angka yang diantisipasi sekitar 51,7 mencerminkan dinamika sektor layanan yang masih berada dalam zona ekspansi.
Mengamati bagaimana PMI ini mempengaruhi GBP, banyak analis menilai dampaknya terhadap GBP/USD bisa terbatas jika Bank of England tetap pada jalur pelonggaran bertahap. Pelaku pasar menimbang bahwa perbaikan pada layanan tidak cukup untuk mengubah ekspektasi kebijakan dalam waktu dekat. Sisi harga jasa yang moderat juga menambah konteks bahwa laju pemulihan ekonomi tidak akan memicu lonjakan nilai tukar secara signifikan.
Kebijakan ritel serta data lain seperti PMI manufaktur bisa menambah konteks bagi pergerakan pasangan. Meski laporan ritel Inggris terlihat positif, pasar tetap menilai risiko geopolitik dan dinamika kebijakan moneter sebagai faktor utama. Secara keseluruhan, para trader menantikan respons GBP terhadap angka-angka tersebut untuk mengukur arah jangka pendek.
Secara umum PMI Jasa memberi sinyal dinamika permintaan domestik yang sehat dan tekanan biaya yang masih ada. Perkiraan 51,7 mencerminkan ekonomi layanan Inggris yang masih dalam wilayah ekspansi, meski ada tantangan biaya. Pandangan pasar tetap mengaitkan arah kebijakan BoE dengan sikap moneternya yang relatif longgar di tengah tekanan harga.
Dampak terhadap GBP/USD akan dipengaruhi oleh kebijakan dolar AS dan perubahan sentimen risiko global. Jika PMI mendukung prospek ekspansi, GBP berpotensi menguat karena ekspektasi jalur kebijakan BoE yang lebih hati-hati. Namun jika dolar tetap kuat karena permintaan safe-haven, pergerakan pasangan mungkin tetap terbatas.
Secara teknis, laporan ritel Inggris yang optimis sebelumnya gagal mengubah dinamika pasangan ini. Saat ini GBP/USD diperdagangkan sekitar 1,3490 dan berpotensi melakukan rebound. Level teknikal kunci yang perlu diperhatikan adalah EMA 9 hari di 1,3450 dan EMA 50-hari di 1,3397.
Potensi pergerakan GBP/USD tampak mendukung skema bullish asalkan harga bisa menembus resistance kunci di sekitar 1,3562. Rilis PMI yang positif memberi konfirmasi tambahan terhadap arah ini. Pelaku pasar menilai peluang risiko terhadap dolar AS cenderung menurun jika ketegangan geopolitik mereda.
Open sekitar 1,3490, dengan SL di 1,3450 untuk menjaga jarak risiko yang wajar. TP di 1,3562 dirasa cukup dekat untuk memberi peluang keuntungan yang berimbang. Rasio risiko-keuntungan sekitar 1,8:1 memenuhi kriteria minimum 1:1.5. Pedagang disarankan memantau pergerakan harga mendekati EMA 9 hari sebagai konfirmasi lanjutan.
Namun, risiko utama adalah jika data PMI tidak memenuhi ekspektasi atau dolar AS menguat kembali karena faktor eksternal. Dalam situasi seperti itu, momentum bullish bisa melemah. Karena itu, manajemen risiko tetap diperlukan dan trader sebaiknya menyesuaikan ukuran posisi.