IHSG menggila sepanjang sesi perdagangan, menutup hari ini di level 8.290, naik 1,96% dan mengindikasikan minat beli yang lebih besar di kalangan pelaku pasar. Momentum ini menambah keyakinan bahwa arus dana dapat terus mengalir ke pasar saham Indonesia dalam beberapa hari mendatang. Bagi banyak investor, kemajuan indeks utama ini menjadi sinyal bahwa tren positif masih terjaga meskipun volatilitas tetap ada. Cetro Trading Insight melihat sinyal teknikal yang menguat sejalan dengan data breadth hari ini.
Secara pembukaan, IHSG dibuka di 8.152 dan sempat menyentuh level terendah di 8.118 sepanjang sesi. Volume perdagangan mencapai 52,93 miliar saham dengan total nilai transaksi sekitar Rp29,38 triliun. Data ini menunjukkan likuiditas pasar yang cukup tinggi dan minat trading yang signifikan di tengah rilis data ekonomi yang belum sepenuhnya jelas. Dari sisi teknikal, rebound terlihat jelas setelah beberapa sesi koreksi saat indeks mencoba menyeimbangkan kekuatan beli dan jual.
Secara agregat, 570 saham menguat, 168 saham turun, dan 220 saham stagnan atau tidak berubah. Dengan demikian, breadth positif tercermin cukup kuat meskipun ada beberapa kawasan yang masih tertahan. Sektor-sektor utama seperti energi, siklikal, infrastruktur, dan properti mendorong pergerakan ke zona hijau, sementara sektor keuangan mencatat pelemahan tipis. Penguatan yang luas ini menjadi konfirmasi bahwa sentimen pasar tetap konstruktif dalam jangka pendek.
Dalam komponen sektoral, kinerja menguat di sebagian besar bidang dengan energi melonjak sekitar 5,95% dan sektor siklikal naik sekitar 5,34%. Infrastruktur juga naik 3,85% dan sektor properti menguat 1,52%. Sektor bahan baku, industri, dan transportsasi turut memberi kontribusi positif, masing-masing naik sekitar 3,0%, 3,92%, dan 2,26%. Hanya sektor keuangan yang sedikit melemah, turun 0,49%. Penempatan saham yang beragam memberi sinyal bahwa kekuatan beli berupaya mengalir ke berbagai segmen pasar. Cetro Trading Insight menilai ini sebagai tanda diversifikasi inflows yang sehat.
Top performer pada perdagangan hari itu dipimpin oleh beberapa emiten dengan lonjakan signifikan. PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA) melesat 34,93%, disusul Minna Padi Investama Sekuritas (PADI) 34,88%, dan PT Triniti Dinamik Tbk (TRUE) 29,00%. Lonjakan tersebut menggambarkan minat beli kuat terhadap emiten yang baru diulas untuk potensi fundamental maupun teknikal. Investor disarankan memperhatikan setup teknikal pada saham-saham ini untuk peluang lanjutan di sesi berikutnya.
Di sisi lain, beberapa emisiten mengalami koreksi cukup dalam. Pinnacle Persada Investama (XPSG) turun 13,99%, XPLQ turun 13,97%, dan XPDV turun 12%. Pergerakan korektif ini perlu diperhatikan sebagai potensi peluang jika harga berbalik. Secara umum, dinamika harga hari ini menunjukkan pasar yang tetap responsif terhadap sentimen eksternal sambil mempertahankan arah positif bagi IHSG secara keseluruhan.