GBP/USD Stabil di Sekitar 1,3465 Menunggu Data NFP AS: BoE dan Fed di Panggung Kebijakan

GBP/USD Stabil di Sekitar 1,3465 Menunggu Data NFP AS: BoE dan Fed di Panggung Kebijakan

GBP/USD bertahan di sekitar 1,3465, menandai konsolidasi menjelang rilis data ekonomi utama di AS. Pasar menunjukkan kehati-hatian karena investor menantikan laporan klaim pengangguran dan Nonfarm Payrolls (NFP) yang sangat dinanti. Ketidakpastian seputar jalur kebijakan moneter AS dan Inggris membuat pergerakan pasangan ini relatif terbatas pada sesi perdagangan Eropa.

Para pelaku pasar menimbang dua arah utama. Jika data pekerjaan AS kuat, ekspektasi untuk pelonggaran kebijakan Federal Reserve bisa membaik, sehingga dolar menguat dan mendorong pasangan ini turun. Namun, jika sinyal dovish dari pejabat Federal Reserve kembali mendominasi, dolar bisa melemah dan GBP berpotensi menguat secara terbatas.

Selain faktor kebijakan, faktor teknis juga memberi gambaran. Laju imbal hasil dan dinamika pasar obligasi mempengaruhi volatilitas jangka pendek. Pedagang juga memantau respons BoE terhadap inflasi dan prospek penurunan suku bunga di masa depan sebagai pendorong utama pergerakan pasangan ini.

Faktor Fundamental yang Mendorong Arah Pasangan

Data pekerjaan As untuk bulan Desember menjadi fokus utama, dengan proyeksi NFP naik sekitar 60.000 pekerjaan dan tingkat pengangguran diperkirakan turun menjadi 4,5%. Angka-angka ini akan mempengaruhi ekspektasi pasar terhadap jalur suku bunga Fed dan seberapa cepat kebijakan akan dilonggarkan. Rilis yang lebih kuat dari perkiraan berpotensi memperkuat dolar jika investor menilai adanya pengetatan lebih lanjut di AS.

Komentar pejabat Fed juga menjadi penentu arah. Perkataan yang menyoroti perlunya potongan suku bunga yang lebih agresif dapat mengurangi peluang pelonggaran besar di tahun ini, sementara nada yang lebih dovish dapat melemahkan dolar dan memberikan ruang bagi pasangan utama untuk pergerakan teknikal ke zona yang lebih tinggi.

Di sisi lain, kebijakan Bank of England juga membentuk lanskap. Bank sentral Inggris diperkirakan melanjutkan jalur pelonggaran secara bertahap pada tahun 2026, meski inflasi masih berada di atas target. Ekspektasi pasar terhadap satu potongan suku bunga di paruh pertama tahun ini dan peluang potongan kedua menjelang akhir tahun membentuk dinamika premi risiko pada GBP/USD.

Risiko Kebijakan dan Risiko Pasar Global

Polanya menunjukkan risiko pasangan ini bergantung pada bagaimana Fed dan BoE menafsirkan data ekonomi secara bertahap. Pasar memperkirakan setidaknya ada satu pemangkasan suku bunga di Inggris pada 2026, dengan probabilitas mendekati 50% untuk pemangkasan kedua sebelum akhir tahun. Dinamika ini menambah tekanan terhadap GBP atau USD tergantung pada arah kejutan data.

Secara teknikal, pergerakan pada kisaran 1,34–1,36 bisa dipertahankan dalam jangka pendek selama dua faktor utama tetap samar. Risiko rilis data AS dan pernyataan kebijakan memicu volatilitas, sehingga level support dan resistance menjadi kunci untuk menjaga manajemen risiko. Investor disarankan memantau pernyataan bank sentral dan data pekerjaan untuk konfirmasi arah.

Secara keseluruhan, risiko imbalan-tingkat yang lebih menguntungkan dari satu arah akan bergantung pada kejutan data. Jika data AS menunjukkan ketahanan ekonomi, USD bisa menguat dan menekan GBP. Sebaliknya, penyesuaian kebijakan dovish dan kemajuan negosiasi kebijakan di Inggris memberi peluang bagi Cable untuk rebound dalam kerangka waktu beberapa sesi.

Boost Your Business with Cutting-Edge Marketing Solutions Today

Your ad here
Image