GBP/USD Terjebak Dalam Tekanan Downtrend, Investor Fokus pada BoE dan USD yang Menguat

GBP/USD Terjebak Dalam Tekanan Downtrend, Investor Fokus pada BoE dan USD yang Menguat

Signal GBP/USDSELL
Open1.350
TP1.336
SL1.352
trading sekarang

GBP/USD masih gagal pulih dari rendah empat minggu yang terasa pada Kamis lalu. Investor terus menimbang peluang pemotongan suku bunga Bank of England pada pertemuan kebijakan berikutnya di Maret. Kondisi ini memperkuat sentimen bearish di antara pelaku pasar.

Pergerakan spot saat ini berada tepat di bawah level psikologis 1.3500 dan tampak rentan untuk melorot lebih lanjut. Ketika GBP melemah, ruang untuk rebound terbatas karena kekecewaan data UK dan ekspektasi pemotongan BoE semakin menguat. Dukungan terhadap USD juga memperkuat narasi bearish pada pasangan ini.

Skenario ini memperkuat prospek penurunan jangka pendek bagi GBP/USD, dengan para trader menantikan konfirmasi dari data dan pernyataan pejabat moneter. Ekspektasi terhadap kebijakan BoE di Maret menjadi faktor utama yang menekan GBP, sembari dinamika USD tetap menjadi pemberat kunci. Konstruksi risiko geopolitik juga menambah volatilitas di pasar mata uang.

Ekspektasi pemotongan suku bunga Bank of England pada pertemuan Maret terus menekan GBP. Pasar menilai kebijakan yang lebih longgar akan melemahkan mata uang tersebut. Laporan pasar tenaga kerja UK yang mengecewakan dan inflasi yang turun menambah tekanan pada pasangan ini.

Minutes pertemuan FOMC Januari menunjukkan perbedaan pendapat mengenai kebutuhan dan timing potongan, dengan beberapa pejabat menyatakan potongan lebih lanjut mungkin diperlukan jika inflasi turun seperti diperkirakan. Sementara itu, beberapa pembuat kebijakan mengingatkan agar langkah pelonggaran tidak dilakukan terlalu dini karena bisa menghambat target inflasi 2%.

Di samping itu, laporan bahwa militer AS siap menyerang Iran meningkatkan risiko geopolitik. Hal ini mendukung dolar AS sebagai aset aman dan menambah dukungan terhadap tekanan turun GBP/USD di jangka pendek.

Analisis Teknis dan Tantangan Risiko

Secara teknis, GBP/USD tampaknya melanjutkan tren turun mingguan meski ada upaya rebound. Pasangan ini bergerak dalam kisaran sempit dekat rendah empat minggu pada sesi Asia, menunjukkan dominasi tekanan jual.

Pasar menantikan rilis data AS utama pada sesi mendatang, termasuk Weekly Initial Jobless Claims, Philly Fed Manufacturing Index, dan Pending Home Sales. Selain itu, PCE Price Index yang menjadi fokus pada Jumat diperkirakan akan mempengaruhi arah pergerakan pasangan ini.

Strategi yang direkomendasikan oleh tim di Cetro Trading Insight adalah memanfaatkan setiap upaya reli sebagai peluang jual, mengingat bias turun jangka pendek dari faktor fundamental yang melemahkan GBP. Namun, trader perlu memperhatikan dinamika berita dan data ekonomi untuk mengatur level risiko dengan tepat.

broker terbaik indonesia