GBP/USD Tertekan di Bawah 1.35: Dinamika Fundamental dan Teknikal Menjadi Fokus Pasar

GBP/USD Tertekan di Bawah 1.35: Dinamika Fundamental dan Teknikal Menjadi Fokus Pasar

trading sekarang

Menurut Cetro Trading Insight, GBP/USD masih defensif di bawah level 1.35, dengan pelemahan mingguan dipicu data tenaga kerja yang lebih lemah dan penyempitan spread imbal hasil yang mengikis dukungan pasar. Kondisi ini menggambarkan bagaimana faktor fundamental memberi tekanan pada pasangan mata uang tersebut meski sentimen secara umum masih volatil.

Analisis menunjukkan risiko domestik tetap tinggi menjelang rilis data penjualan ritel pada hari Jumat serta pembacaan PMI yang diharapkan menunjukkan layanan tetap tumbuh meski sektor manufaktur berkembang lebih lambat. Ketidakpastian ini meningkatkan peluang volatilitas jangka pendek jika data asing keluar mengecewakan harapan pasar.

Dinamika fundamental saat ini memperlihatkan perlambatan dukungan pada sterling akibat rilis data pekerjaan yang lemah dan re-pricing ekspektasi pelonggaran kebijakan BoE, sehingga fokus beralih pada bagaimana data domestik membentuk arah pasangan ini dalam beberapa sesi berikutnya.

Dari sisi teknikal, pelanggaran moving average 50 hari meningkatkan risiko pergerakan turun lebih lanjut menuju MA 200 hari dan mendekati low Januari di sekitar 1.33. Kondisi ini menambah bobot pada skenario penurunan jika level support penting gagal dipertahankan.

Rilis data domestik dan temuan teknikal yang menembus level kunci memperbesar volatilitas, meskipun pasar tetap memperhatikan tingkat pertumbuhan layanan yang sehat serta ekspansi manufaktur yang terbatas. Ketidakpastian ini membuat trader cenderung berhati-hati dalam mengambil posisi baru.

Secara umum, jika harga menembus MA 200-hari, peluang menuju area 1.33 menjadi lebih dekat. Namun dinamika pasar tetap rentan terhadap perubahan pesan kebijakan dan kejutan data, sehingga pergerakan bisa bersifat korektif maupun berlanjut tergantung konfirmasi teknikal lanjutan.

Implikasi bagi trader dan rekomendasi yang dapat dipertimbangkan

Kondisi pasar saat ini membuat GBP cenderung rentan terhadap kejutan negatif karena ekspektasi investor terhadap pelonggaran kebijakan cukup tinggi, meski data domestik menunjukkan variasi yang bisa berubah arah kapan saja.

Bagi trader, fokus utama adalah memantau rilisan data penjualan ritel dan PMI berikutnya untuk konfirmasi arah, sambil menerapkan manajemen risiko yang disiplin mengingat volatilitas yang tetap tinggi.

Karena artikel ini tidak menyajikan sinyal trading yang jelas, disarankan untuk menahan posisi hingga ada konfirmasi teknikal lebih lanjut. Jika peluang trading muncul, praktikkan prinsip risk-reward minimal 1:1.5, dengan penempatan stop loss dan take profit yang proporsional.

broker terbaik indonesia